Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rakit melaksanakan penyuluhan keagamaan kepada para anggota Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Gelang pada Selasa (2/12/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman keagamaan, menanamkan nilai integritas, serta meningkatkan kesadaran sosial penerima manfaat.
Dalam materinya, Penyuluh Agama menegaskan pentingnya kejujuran sebagai bagian dari akhlak mulia yang harus dijunjung tinggi. Ia menyampaikan pesan moral agar masyarakat menjaga konsistensi antara doa dan perilaku sehari-hari.
“Jadilah orang yang jujur. Ketika kita berdoa meminta rezeki agar menjadi lebih baik atau lebih kaya, jangan justru mengaku miskin saat ada pendataan bantuan. Kejujuran adalah kunci keberkahan,” pesannya.
Sementara itu, Pendamping PKH Nur Hasan, turut memberikan arahan kepada para peserta. Ia menyampaikan bahwa pemerintah terus melakukan perbaikan mekanisme penyaluran bantuan demi ketepatan sasaran. Salah satunya adalah proses evaluasi berkala bagi penerima manfaat.
“Kedepan akan ada evaluasi bagi penerima PKH yang sudah lebih dari lima tahun. Evaluasi ini penting agar bantuan dapat tepat sasaran, dan keluarga yang sudah mandiri bisa memberi kesempatan bagi yang lebih membutuhkan,” ungkapnya.
Para peserta tampak antusias mengikuti penyuluhan, terutama saat sesi tanya jawab mengenai aturan dan peran keluarga penerima bantuan. Sinergi antara Penyuluh Agama dan Pendamping PKH diharapkan dapat mendorong perubahan positif, baik dari sisi spiritual, moral, maupun kemandirian keluarga.
(Sks/ azd)







