Banjarnegara (Humas) – Suprihatin selaku Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pandanarum, kembali melaksanakan tugas pembinaan keagamaan dengan memberikan penyuluhan kepada Majelis Taklim Nurul Hidayah Desa Pingitlor. Majelis taklim ini merupakan kelompok binaan baru yang dibentuk beberapa bulan yang lalu oleh Penyuluh Agama Islam Pandanarum sebagai upaya penguatan literasi keagamaan di wilayah pedesaan. (11/12)
Karena masih tergolong baru, Majelis Taklim Nurul Hidayah membutuhkan penguatan dari berbagai sisi, khususnya terkait pengelolaan kelembagaan dan pengorganisasian. Dalam penyampaiannya, Suprihatin menekankan bahwa majelis taklim tidak hanya sebagai tempat belajar agama, tetapi juga sebagai wadah pembinaan karakter, kebersamaan, dan pemberdayaan perempuan muslim.
Ia mengajak para pengurus agar memiliki visi yang jelas, mampu menyusun kegiatan secara teratur, serta menjalin komunikasi yang baik antaranggota. Suprihatin juga memberikan motivasi agar jamaah tetap semangat mengikuti pembelajaran meskipun masih pada tahap perintisan.
“Majelis ini baru berdiri, jadi pondasinya harus kuat. Yang terpenting adalah kebersamaan, komitmen, dan niat untuk menebar manfaat,” ungkapnya dalam penyuluhan tersebut.
Selain memberikan motivasi keorganisasian, Suprihatin juga menyampaikan materi fikih praktis tentang tata cara tayamum, terutama dalam kondisi darurat ketika tidak tersedia air. Materi ini dinilai relevan karena sebagian besar jamaah bekerja di kebun atau ladang sehingga sering berada jauh dari sumber air. Ia menjelaskan langkah-langkah tayamum yang benar, batasan-batasannya, serta kondisi-kondisi yang membolehkan seseorang menggantikan wudhu dengan tayamum.
Penjelasan tersebut mendapat respons positif dari jamaah. Banyak yang mengaku sering berada di situasi seperti yang dijelaskan, namun belum memahami hukum dan tata caranya secara mendalam. Sesi tanya jawab berlangsung aktif dengan berbagai pertanyaan yang berkaitan dengan praktik ibadah di lapangan.
Kegiatan penyuluhan ini diharapkan menjadi pemicu tumbuhnya semangat baru bagi Majelis Taklim Nurul Hidayah. Dengan pendampingan yang konsisten dari penyuluh agama, majelis taklim ini diharapkan mampu berkembang menjadi pusat pembelajaran agama yang kuat dan bermanfaat bagi warga Desa Pingitlor.
(ev/ azd)







