Wujudkan Generasi Qurani, MTs Negeri 1 Banjarnegara Selenggarakan Ujian BTQ

Banjarnegara — MTs Negeri 1 Banjarnegara melaksanakan kegiatan Ujian Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) pada Sabtu (13/12) bertempat di Masjid Darul Ulum Madtsansa. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta bimbingan BTQ dengan jumlah sebanyak 32 siswa. Ujian tersebut menjadi salah satu bentuk evaluasi terhadap kemampuan siswa dalam membaca dan menulis Al-Qur’an sesuai kaidah yang benar.

Pelaksanaan ujian berlangsung dengan tertib dan khidmat sejak pagi hari. Para peserta secara bergiliran mengikuti ujian di hadapan penguji, Ustadzah Dewi, yang berasal dari Al Qomar Center. Materi ujian meliputi kemampuan membaca Al-Qur’an dengan tartil, penguasaan tajwid dasar, serta praktik menulis huruf hijaiyah dan ayat pendek. Seluruh rangkaian ujian dilaksanakan di lingkungan masjid untuk menumbuhkan suasana religius dan menambah kekhusyukan peserta.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan bahwa ujian BTQ merupakan program penting dalam rangka membentuk karakter religius peserta didik. Menurutnya, kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an merupakan bekal dasar yang harus dimiliki oleh setiap siswa madrasah.

“Ujian BTQ ini tidak sekadar formalitas, tetapi menjadi tolok ukur sejauh mana pembinaan keagamaan yang telah kita lakukan berjalan efektif. Kami berharap seluruh siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar H. Yatiman.

Koordinator Bimbingan BTQ, Rahma Ayu Arina Putri, menjelaskan bahwa sebelum mengikuti ujian, para siswa telah mendapatkan bimbingan secara rutin dan terstruktur. Bimbingan BTQ dilaksanakan dengan pendekatan yang menyesuaikan kemampuan masing-masing siswa sehingga proses pembelajaran dapat berjalan optimal.

“Sebanyak 32 siswa ini telah mengikuti bimbingan BTQ dalam beberapa waktu terakhir. Ujian hari ini menjadi sarana evaluasi untuk melihat perkembangan mereka, sekaligus sebagai motivasi agar terus meningkatkan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an,” jelas Rahma.

Ia juga menambahkan bahwa hasil ujian BTQ akan menjadi bahan evaluasi bagi tim pembimbing untuk menyusun program lanjutan yang lebih efektif. Rahma berharap seluruh peserta dapat lulus dengan hasil yang memuaskan dan semakin percaya diri dalam membaca Al-Qur’an di hadapan umum.

Sementara itu, Ustadzah Khusnul selaku penguji dari Al Qomar Center mengapresiasi kesungguhan para siswa selama mengikuti ujian. Ia menilai sebagian besar peserta telah menunjukkan kemampuan yang baik, meskipun masih terdapat beberapa hal kecil yang perlu diperbaiki, terutama dalam pelafalan makharijul huruf dan penerapan hukum tajwid.

“Secara umum, kemampuan siswa sudah cukup baik. Tinggal perlu pembiasaan dan latihan yang konsisten agar bacaan Al-Qur’annya semakin lancar dan tartil,” ungkap Ustadzah Khusnul.

Salah satu peserta ujian, Zaskia dari kelas 9A, mengaku merasa gugup namun senang dapat mengikuti ujian BTQ ini. Ia menyampaikan bahwa bimbingan yang selama ini diterima sangat membantunya dalam memperbaiki bacaan Al-Qur’an.

“Awalnya saya agak takut saat ujian, tetapi setelah dijalani ternyata menyenangkan. Bimbingan BTQ membuat saya lebih paham tajwid dan lebih percaya diri membaca Al-Qur’an,” tutur Zaskia.

Hal senada disampaikan oleh Radit, siswa kelas 8G. Ia merasa ujian BTQ menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus belajar.

“Ujian ini membuat saya sadar bahwa belajar Al-Qur’an itu penting dan harus terus dilatih. Saya ingin bacaan saya semakin baik ke depannya,” ujar Radit.

Dengan terlaksananya ujian BTQ ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kemampuan keagamaan yang kuat sebagai landasan dalam membentuk akhlak mulia. (Fy)

Skip to content