Pemanfaatan Pojok Kependudukan BAHTERA Madtsansa, Wujud Nyata Implementasi SSK di MTs Negeri 1 Banjarnegara

Banjarnegara — MTs Negeri 1 Banjarnegara terus menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) melalui berbagai program edukatif dan partisipatif. Salah satu bentuk nyata implementasi tersebut adalah pemanfaatan Pojok Kependudukan BAHTERA Madtsansa, yang menjadi pusat informasi dan aktivitas kependudukan bagi warga madrasah.

BAHTERA Madtsansa hadir sebagai ruang edukasi yang menyediakan berbagai informasi seputar isu-isu kependudukan, mulai dari kependudukan remaja, kesehatan reproduksi, perencanaan masa depan, hingga permasalahan sosial yang berkaitan dengan kependudukan. Selain itu, pojok kependudukan ini juga menjadi ruang aman dan nyaman bagi kader SSK untuk berkegiatan, seperti diskusi, konseling teman sebaya, hingga kegiatan pendukung lainnya.

Tim Warta Madtsansa yang berkesempatan mengunjungi Pojok Kependudukan BAHTERA pada Rabu (17/12) mendapati sejumlah kader SSK tengah aktif berkegiatan. Terlihat para kader melakukan diskusi kelompok, konseling teman sebaya, serta menjalankan piket kebersihan dan kerapian ruang pojok kependudukan. Suasana hangat, tertib, dan penuh semangat tampak mewarnai aktivitas para siswa yang terlibat.

Ketua Tim SSK MTs Negeri 1 Banjarnegara, Hj. Asih Wijayanti, menjelaskan bahwa keberadaan Pojok Kependudukan BAHTERA Madtsansa memiliki peran strategis dalam mendukung tujuan program SSK di madrasah. Menurutnya, pojok kependudukan bukan hanya sekadar ruang fisik, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran karakter dan kepedulian sosial bagi peserta didik.

“Melalui Pojok Kependudukan BAHTERA Madtsansa, siswa tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga dilatih untuk berdiskusi, saling mendengarkan, dan membantu teman sebaya. Ini merupakan bagian penting dari pendidikan kependudukan yang berkelanjutan,” tutur Hj. Asih Wijayanti.

Senada dengan hal tersebut, Widi Widayati, selaku Koordinator Pojok Kependudukan, menyampaikan bahwa pemanfaatan pojok kependudukan terus dioptimalkan agar menjadi ruang yang hidup dan bermanfaat. Ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif kader SSK dalam mengelola dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia.

“Kami mendorong kader untuk aktif berkegiatan di sini, baik diskusi, membaca bahan literasi kependudukan, maupun konseling teman sebaya. Dengan begitu, pojok kependudukan benar-benar menjadi pusat aktivitas yang edukatif dan inspiratif,” jelas Widi Widayati.

Salah satu kader kependudukan, DK. Aida dari kelas 9A, mengaku merasa senang dan bangga dapat terlibat aktif dalam kegiatan di Pojok Kependudukan BAHTERA. Menurutnya, kegiatan diskusi dan konseling teman sebaya memberikan pengalaman berharga serta menambah wawasan tentang isu kependudukan.

“Di sini kami bisa belajar bersama, berbagi cerita, dan saling memberi solusi. Pojok Kependudukan membuat kami lebih peka terhadap masalah yang dihadapi teman-teman,” ungkap Aida.

Hal serupa disampaikan oleh Aldaninda Raya, kader kependudukan dari kelas 9C. Ia menilai bahwa keberadaan BAHTERA Madtsansa sangat membantu siswa dalam memahami berbagai persoalan remaja dan kependudukan secara lebih mendalam.

“Pojok Kependudukan ini nyaman dan bermanfaat. Kami juga belajar bertanggung jawab melalui piket kebersihan dan menjaga kerapian ruang, sehingga merasa memiliki dan ingin terus merawatnya,” ujar Aldaninda Raya.

Dengan pemanfaatan Pojok Kependudukan BAHTERA Madtsansa, MTs Negeri 1 Banjarnegara berharap implementasi SSK dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi seluruh warga madrasah. Program ini diharapkan mampu menumbuhkan generasi muda yang berpengetahuan, peduli, dan siap menghadapi tantangan kependudukan di masa depan. (Lin)

Skip to content