Banjarnegara – Meski tengah memasuki masa libur akhir semester, perhatian terhadap tumbuh kembang peserta didik tetap menjadi prioritas. Hal inilah yang dilakukan Nani, wali kelas 5D MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA), dengan memberikan materi parenting kepada wali murid melalui WhatsApp Group Paguyuban Kelas 5D.(27/12)
Parenting kali ini mengangkat tema yang sangat dekat dengan keseharian keluarga, yakni solusi menghadapi anak yang terlalu sering bermain handphone selama liburan di rumah, sekaligus bagaimana menjaga anak agar tetap istiqomah dalam menjalankan ibadah sholat, mengaji, dan belajar. Materi tersebut disampaikan secara ringan, aplikatif, dan disesuaikan dengan kondisi keluarga masing-masing.
Dalam penyampaiannya, Nani menekankan pentingnya peran orang tua sebagai teladan utama di rumah. Menurutnya, anak akan lebih mudah diarahkan jika melihat contoh nyata dari orang tuanya. “Liburan bukan berarti lepas dari kebiasaan baik. Justru ini momen orang tua lebih dekat dengan anak, membimbing ibadahnya, ngajinya, dan belajar dengan suasana yang lebih santai,” tutur Nani dalam pesannya di grup.
Terkait penggunaan handphone, Nani mengajak orang tua untuk tidak sekadar melarang, tetapi membuat kesepakatan bersama anak. Pembatasan waktu, pendampingan saat menggunakan gawai, serta mengalihkan perhatian anak ke aktivitas positif di rumah menjadi solusi yang disarankan. “HP itu ibarat pisau, bisa bermanfaat jika digunakan dengan benar, tapi juga berbahaya jika tanpa pengawasan,” jelasnya.
Selain ibadah dan belajar, hak anak untuk bermain juga menjadi perhatian dalam parenting tersebut. Anak dianjurkan tetap diberi kesempatan bermain di lingkungan rumah agar dapat belajar bersosialisasi, berkomunikasi, dan membangun empati dengan teman sebaya.
Kepala MI Al Fatah Parakancanggah, Durotun Nafisah, mengapresiasi inisiatif tersebut. “Sinergi antara guru dan orang tua harus terus terjalin, meskipun sekolah sedang libur. Parenting seperti ini sangat membantu orang tua dalam mendampingi anak di rumah,” ungkapnya.
Salah satu wali murid kelas 5D juga menyampaikan kesannya. “Kami merasa terbantu dengan arahan Ustadzah Nani. Materinya sederhana tapi mengena, jadi lebih paham bagaimana menyikapi anak selama liburan,” ujarnya.
Melalui parenting daring ini, diharapkan kebiasaan baik anak tetap terjaga, hubungan orang tua dan anak semakin hangat, serta liburan menjadi waktu yang bermakna dan penuh nilai pendidikan.(nas)







