KUA Mandiraja Laksanakan Bimbingan Perkawinan bagi Empat Calon Pengantin

Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandiraja melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi empat orang calon pengantin, bertempat di KUA Mandiraja. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali calon pengantin dengan pengetahuan dan kesiapan dalam membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Kegiatan bimbingan perkawinan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Penyuluh Agama Islam KUA Mandiraja, Hendriyanto, serta Penghulu KUA Mandiraja, Prayogi Dwi Apriyanto. Materi yang disampaikan meliputi kesiapan mental dan spiritual dalam pernikahan, hak dan kewajiban suami istri, komunikasi dalam keluarga, serta pemahaman fiqih munakahat dan regulasi perkawinan.

Dalam pemaparannya, Hendriyanto menekankan pentingnya kesiapan calon pengantin tidak hanya secara administratif, tetapi juga secara psikologis dan keagamaan. “Pernikahan bukan hanya tentang akad, tetapi tentang komitmen jangka panjang, saling memahami, dan menjalankan peran sesuai tuntunan agama,” ujarnya.

Sementara itu, Prayogi Dwi Apriyanto menjelaskan aspek hukum dan prosedur perkawinan serta peran penghulu dalam memastikan pernikahan berjalan sesuai ketentuan syariat dan peraturan perundang-undangan. Ia juga mengajak calon pengantin untuk membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan bertanggung jawab.

Maksud dan tujuan kegiatan bimbingan perkawinan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman calon pengantin tentang kehidupan rumah tangga, mencegah terjadinya konflik dan perceraian, serta menyiapkan pasangan agar mampu membangun keluarga yang kokoh, berakhlak, dan berdaya tahan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Salah satu calon pengantin, Saniem, warga Desa Somawangi, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat baginya. “Kami jadi lebih paham tentang tanggung jawab suami istri dan cara menyelesaikan masalah dalam rumah tangga. Materinya jelas dan mudah dipahami,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan oleh Muslim, calon pengantin asal Desa Somawangi. Ia mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari kegiatan tersebut. “Bimbingan ini membuka wawasan kami agar tidak hanya siap menikah, tetapi juga siap berumah tangga dengan baik sesuai ajaran agama,” tuturnya.

Melalui kegiatan bimbingan perkawinan ini, KUA Mandiraja berharap para calon pengantin dapat menerapkan ilmu yang diperoleh sehingga mampu mewujudkan keluarga yang harmonis, bahagia, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Skip to content