Banjarnegara — MAN 1 Banjarnegara menyelenggarakan kegiatan penguatan karakter dan kesehatan mental bertajuk “Glow Up dari Dalam: Fondasi Mental Sehat untuk Kepercayaan Diri” pada Rabu (7/1/2026), bertempat di Indoor MAN 1 Banjarnegara. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen madrasah dalam mendukung perkembangan psikologis peserta didik agar memiliki kepercayaan diri yang sehat dan kesiapan mental dalam menghadapi tantangan akademik maupun sosial.
Dalam kegiatan ini, siswa diajak untuk melakukan refleksi diri melalui aktivitas menuliskan lima potensi positif dan lima potensi negatif yang ada dalam diri masing-masing. Kegiatan reflektif tersebut bertujuan untuk membantu siswa mengenal diri secara lebih mendalam, memahami kelebihan yang perlu dikembangkan, serta menyadari kekurangan yang perlu dikelola secara bijak. Melalui proses ini, siswa diarahkan pada pemahaman bahwa mengenal diri sendiri merupakan kunci utama dalam proses glow up yang sesungguhnya, yaitu perubahan positif yang berangkat dari dalam diri.
Materi inti kegiatan menekankan tiga fondasi utama dalam membangun kepercayaan diri dan kesehatan mental, yaitu produktif, bermanfaat, dan mampu mengelola emosi. Siswa didorong untuk menjadi pribadi yang produktif dalam belajar dan berkarya, bermanfaat bagi lingkungan sekitar, serta memiliki kemampuan mengelola emosi secara sehat agar mampu menghadapi tekanan dan dinamika kehidupan remaja dengan lebih matang.
Kegiatan ini menghadirkan Gones Saptowati, Psikolog, selaku Ketua IPK Indonesia Wilayah Jawa Tengah, sebagai pengisi acara. Dalam penyampaian materinya, beliau memberikan pemahaman tentang pentingnya kesehatan mental sebagai fondasi pembentukan karakter dan kepercayaan diri. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan aplikatif, siswa diajak untuk menyadari bahwa glow up tidak hanya berkaitan dengan perubahan fisik, tetapi lebih pada kesiapan mental, pola pikir positif, dan kemampuan mengelola diri secara utuh.
Melalui kegiatan “Glow Up dari Dalam”, MAN 1 Banjarnegara berharap siswa mampu membangun kesadaran diri yang lebih kuat, memiliki kepercayaan diri yang sehat, serta tumbuh menjadi pribadi yang seimbang secara akademik, emosional, dan sosial. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata perhatian madrasah terhadap pentingnya kesehatan mental dalam menunjang keberhasilan belajar dan kehidupan siswa di masa depan (rkw).







