MTs Ma’arif Mandiraja Kabupaten Banjarnegara Goes To Yogyakarta

Banjarnegara – Minggu (11/01/2026) Matsamara (MTs Ma’arif Mandiraja) Kabupaten Banjarnegara mengadakan kegiatan Study Tour ke Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya untuk seluruh peserta didik kelas VIII yang berjumlah 153 putra-putri sebagai pembelajaran di luar kelas yang edukatif dan menyenangkan.

Kepala Madrasah Ibu Supriyati mengatakan, “Alhamdulillah MTs Ma’arif Mandiraja bisa mengadakan Study Tour untuk kelas VIII tahun pelajaran 2025/2026 di awal semester genap ini ke Yogyakarta dan sekitarnya berdasarkan kesepakatan wali murid kelas VIII dengan objek tujuan The Lost Word Castle, Kaliurang Park Botanical Garden, Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, Suraloka Interaktif Zoo dan Malioboro”.

“Kegiatan Study Tour ini sebagai rangkaian pembelajaran di luar kelas yang menawarkan pengalaman edukatif, hiburan dan kebudayaan serta meningkatkan kesadaran lingkungan,” jelasnya.

Afitra Syawandhara Asmatianty peserta Study Tour dari kelas VIII D mengatakan, saya sangat terkesan dengan keramahan warga lokal Yogyakarta yang benar-benar mengajarkan cara menghargai tradisi di tengah modernisasi. Saya tidak akan melupakan moment ini, yang paling penting adalah rasa syukur dan kebahagiaan saya karena bisa mengikuti Study Tour yang menyenangkan dan berkesan.

“Semoga wawasan mengenai sejarah dan budaya yang saya dapatkan di Yogyakarta tidak berhenti sampai laporan perjalanan saja, tapi bisa saya terapkan dalam menjaga kelestarian budaya Indonesia,” ucap Afitra.

Ia juga mengungkapkan kesannya, “Saya bisa mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Yogyakarta dan sekitarnya, serta bisa belajar banyak hal baru dan membuat kenangan yang tak terlupakan dengan teman-teman yang tidak bisa didapat di kelas.”

Sementara itu Irfan Renanda Saputra peserta Study Tour dari kelas VIII C mengungkapkan, Study Tour ke Yogyakarta membuat saya banyak ekplorasi ke tempat-tempat bersejarah di Yogyakarta. Suasana kota yang ramah dan budaya yang kaya membuat pengalaman dan wawasan saya bertambah.

“Saya juga sempat belajar tentang sejarah dan tradisi lokal, serta berbelanja oleh-oleh khas Yogjakarta. Pokoknya liburan ke Jogja sangat memorable,” ucapnya.

Irfan juga mengatakan, “Kegiatan ini dapat memperdalam pemahaman materi pelajaran melalui pengalaman langsung, memperluas wawasan tentang dunia nyata, meningkatkan motivasi belajar, mengasah keterampilan sosial seperti komunikasi dan kerja sama, melatih kemandirian, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air dan budaya dengan melihat langsung keindahan alam, sejarah, dan budaya Indonesia.” (JM)

Skip to content