Banjarnegara (Humas) — Penyuluh Agama Islam KUA Rakit, Sodikin, melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin (catin) pada Rabu, (21/1/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk membekali pasangan calon pengantin dengan pemahaman yang matang tentang kehidupan rumah tangga dalam perspektif agama Islam.
Bimbingan yang dilaksanakan di lingkungan KUA Rakit tersebut berlangsung dengan suasana hangat dan komunikatif. Materi yang disampaikan meliputi kesiapan mental dan spiritual, hak dan kewajiban suami istri, serta pentingnya komunikasi dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Dalam penyampaian materinya, Sodikin tidak hanya memberikan penjelasan secara teoritis, tetapi juga membuka ruang dialog dengan para peserta. Hal ini membuat suasana menjadi lebih hidup dan interaktif, terlebih ketika salah satu calon pengantin bernama Edi menyampaikan pengalamannya dengan gaya polos yang mengundang tawa.
“Saya siap menikah, Pak, cuma masih latihan bangun pagi. Soalnya kalau sudah nikah kan tidak bisa bangun siang lagi,” ujar Edi sambil tersenyum, yang spontan disambut tawa peserta dan pemateri.
Menanggapi hal tersebut, Sodikin dengan santai memberikan nasihat, “Justru itu bagian dari ibadah. Bangun pagi bukan hanya soal disiplin, tapi juga kesiapan menjadi imam dalam keluarga.” Pernyataan ini kembali disambut gelak tawa sekaligus anggukan setuju dari para catin.
Menurut Sodikin, suasana santai dan penuh canda seperti ini penting agar peserta tidak merasa tegang. “Bimbingan perkawinan bukan untuk menakut-nakuti, tapi mempersiapkan dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami,” ujarnya.
Kegiatan bimbingan perkawinan ini diharapkan mampu memberikan bekal yang cukup bagi para calon pengantin, sehingga mereka siap menghadapi kehidupan rumah tangga dengan penuh tanggung jawab, kedewasaan, dan nilai-nilai keislaman.
(Sks/azd)
