Sentuhan Spiritual di Puskesmas, Penyuluh Agama Islam Dampingi Pasien Rawat Inap

Banjarnegara (Humas) — Pelayanan di Puskesmas 1 Rakit tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga menyentuh sisi spiritual pasien. Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan agama (KUA) Kecamatan Rakit, Sodikin dan Fatma, melaksanakan pendampingan rohani bagi pasien rawat inap sebagai bentuk kepedulian dan penguatan mental selama menjalani perawatan. (23/1/2026)

Pendampingan dilakukan dengan mengunjungi ruang perawatan pasien, menyapa secara personal, mendoakan, serta memberikan motivasi keagamaan yang menenangkan. Kehadiran penyuluh agama ini memberikan suasana berbeda di lingkungan puskesmas dan disambut hangat oleh pasien maupun keluarga yang mendampingi.

Penyuluh Agama Islam KUA Rakit, Sodikin, menyampaikan bahwa ketenangan batin merupakan bagian penting dari proses penyembuhan. “Ikhtiar medis dan ikhtiar spiritual harus berjalan beriringan. Hati yang tenang dan pikiran yang positif akan membantu pasien lebih kuat menghadapi sakitnya,” ujar Sodikin.

Ia menambahkan bahwa pendampingan ini juga bertujuan menumbuhkan sikap sabar dan tawakal. “Kami ingin pasien tidak merasa sendiri, tetap optimis, dan yakin bahwa setiap ujian sakit pasti mengandung hikmah,” tuturnya.

Sementara itu, Penyuluh Agama Islam Fatma menekankan bahwa dakwah harus hadir di ruang-ruang kemanusiaan. “Puskesmas adalah tempat umat sedang diuji. Di sinilah dakwah empati dan penguatan jiwa sangat dibutuhkan,” ungkap Fatma.

Kepala Puskesmas 1 Rakit, Nunuk, mengapresiasi kegiatan pendampingan spiritual yang dilakukan oleh penyuluh agama Islam. “Kami sangat mendukung kegiatan ini karena pasien tidak hanya membutuhkan pengobatan secara medis, tetapi juga penguatan mental dan spiritual agar lebih tenang dan bersemangat untuk sembuh,” kata Nunuk.

Menurut Nunuk, sinergi antara tenaga kesehatan dan penyuluh agama menjadi bentuk pelayanan kesehatan yang holistik. “Kolaborasi ini sangat positif dan sejalan dengan upaya kami memberikan pelayanan yang manusiawi dan menyeluruh kepada masyarakat,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Sodikin dan Fatma berharap pendampingan spiritual di Puskesmas 1 Rakit dapat terus berlanjut secara berkesinambungan. “Semoga kehadiran kami bisa melengkapi ikhtiar tenaga medis dan menjadi penguat bagi pasien serta keluarganya,” pungkas Sodikin. 

(Sks/azd)