Ramadhan 2026 Segera Tiba, Syaiful Abidin: Sambutlah Seolah Ia Tamu Paling Istimewa

Banjarnegara (Humas) – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari, semangat spiritualitas masyarakat di Dusun Sumberan Desa Metawana mulai menggeliat. Hal ini terlihat dalam kegiatan bimbingan penyuluhan yang digelar oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan di Gedung Serba Guna Sumberan Metawana pada Jumat (23/1/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh 34 jamaah Majelis Taklim (MT) Nurul Hidayah ini menghadirkan narasumber M. Syaiful Abidin, seorang Penyuluh Agama Islam fungsional dari KUA Pagentan. Mengangkat tema “Persiapan Menyambut Ramadhan”, Syaiful memberikan edukasi mendalam mengenai urgensi memuliakan bulan penuh ampunan tersebut.

Dalam paparannya, M. Syaiful Abidin menekankan bahwa Ramadhan bukanlah sekadar rutinitas tahunan, melainkan seorang tamu agung yang membawa banyak anugerah. Ia menganalogikan kedatangan Ramadhan layaknya menyambut tamu penting yang sangat dihormati.

“Ramadhan merupakan tamu istimewa, bulan yang penuh keberkahan yang harus disambut dengan hal-hal yang terbaik agar tamu kita merasa nyaman dan hati kita merasa puas,” ujar Syaiful di hadapan para jamaah yang hadir.

Syaiful menjelaskan bahwa untuk mendapatkan hasil maksimal dari ibadah puasa, umat Islam perlu melakukan lima persiapan utama, yaitu:

  1. Persiapan Ruhiyyah (Mental/Spiritual): Membersihkan hati dari penyakit hati dan memperbanyak bertaubat.
  2. Persiapan ‘Amaliyyah (Praktek Ibadah): Mulai membiasakan amalan sunnah seperti puasa di bulan Rajab dan Sya’ban.
  3. Persiapan ‘Ilmiyyah (Ilmu Pengetahuan): Memahami kembali fikih puasa agar ibadah sah dan sesuai syariat.
  4. Persiapan Maliyyah (Harta): Menyiapkan anggaran untuk sedekah, zakat, dan berbagi buka puasa (ifthar).
  5. Persiapan Jasadiyyah (Fisik): Menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh agar kuat menjalankan ibadah selama sebulan penuh.

Ketua Majelis Taklim Nurul Hidayah Sumberan Metawana, Getuk, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas kehadiran penyuluh dari KUA Pagentan. Menurutnya, bimbingan seperti ini sangat dibutuhkan agar jamaah tidak hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi benar-benar meraih esensi takwa.

“Kami sangat berterima kasih atas bimbingan dari Bapak Syaiful. Dengan penjelasan yang gamblang ini, kami merasa lebih siap secara mental dan ilmu. Semoga Ramadhan tahun ini menjadi yang terbaik bagi kami para jamaah di Sumberan,” ungkap Getuk.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut diakhiri dengan sesi tanya jawab dan doa bersama. Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Metawana dapat menjalani ibadah Ramadhan dengan lebih berkualitas dan penuh makna. 

(msa/azd)