Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Purwanegara, Agus Triawan, kembali melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan di Madrasah Diniyah (Madin) Karanganyar pada Senin, (2/2/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Madin Karanganyar dengan suasana yang tertib, hangat, dan penuh semangat belajar.
Kegiatan bimbingan penyuluhan ini merupakan bagian dari komitmen Penyuluh Agama Islam KUA Purwanegara dalam mendampingi dan meningkatkan pemahaman keagamaan generasi muda, khususnya santri madrasah diniyah. Pada kesempatan tersebut, Agus Triawan menyampaikan materi tentang isim-isim dalam Al-Qur’an, yang menjadi salah satu dasar penting dalam memahami bahasa Arab dan kandungan ayat-ayat Al-Qur’an.
Sebanyak 15 santri Madin Karanganyar mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Sejak awal hingga akhir pembelajaran, para santri terlihat sangat bersemangat dalam mengaji dan menyimak penjelasan materi yang disampaikan. Tidak hanya mendengarkan, para santri juga aktif berpartisipasi melalui sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif.
Dalam penyampaiannya, Agus Triawan menjelaskan bahwa isim merupakan salah satu unsur pokok dalam tata bahasa Arab yang sangat sering dijumpai dalam Al-Qur’an. Ia menekankan bahwa pemahaman terhadap isim akan sangat membantu santri dalam membaca, memahami, dan mentadaburi makna ayat-ayat Al-Qur’an dengan lebih baik.
“Belajar isim sangat penting, karena dalam Al-Qur’an banyak sekali lafaz yang berbentuk isim. Dengan memahami isim, santri tidak hanya bisa membaca Al-Qur’an, tetapi juga mulai mengenal makna dan struktur bahasanya,” tutur Agus Triawan dalam penyampaian materinya.
Ia juga mendorong para santri agar tidak merasa takut atau kesulitan dalam mempelajari dasar-dasar bahasa Arab. Menurutnya, dengan metode yang tepat dan semangat belajar yang tinggi, pemahaman terhadap Al-Qur’an dapat ditingkatkan secara bertahap sejak usia dini.
Kegiatan bimbingan penyuluhan ini berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban. Antusiasme santri yang tinggi menjadi motivasi tersendiri bagi penyuluh untuk terus hadir dan memberikan pendampingan keagamaan secara berkelanjutan. Diharapkan, melalui kegiatan seperti ini, para santri Madin Karanganyar semakin termotivasi dalam mempelajari Al-Qur’an serta memiliki dasar keilmuan yang kuat dalam memahami ajaran Islam.
Melalui bimbingan dan penyuluhan yang rutin, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Purwanegara terus berupaya berkontribusi aktif dalam pembinaan keagamaan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan keagamaan nonformal, sebagai bagian dari ikhtiar mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.
(rp/azd)
