Banjarnegara – MIFABARA kembali menggelar kegiatan penguatan mutu akademik melalui agenda bedah buku bersama Penerbit Erlangga. Berbeda dari kegiatan sebelumnya, kali ini fokus diskusi lebih menitikberatkan pada penyelarasan materi dengan dinamika kurikulum serta strategi implementasi pembelajaran di kelas. Kegiatan ini menghadirkan Muhsin selaku perwakilan dari Erlangga dan diikuti oleh seluruh guru kelas 1 hingga 6 serta guru mata pelajaran MIFABARA.(12/2)
Dalam pemaparannya, Muhsin menjelaskan konsep pengembangan buku Erlangga yang dirancang adaptif terhadap kebutuhan siswa abad 21. Ia memaparkan struktur materi, pendekatan pembelajaran berbasis aktivitas, serta penguatan literasi dan numerasi yang terintegrasi dalam setiap bab. Para guru tampak aktif mengajukan pertanyaan dan memberikan tanggapan, terutama terkait kesesuaian tingkat kesulitan materi dengan karakteristik siswa madrasah.
Kepala MIFABARA menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar menilai isi buku, melainkan juga membangun kesepahaman visi pendidikan. “Kami ingin memastikan bahwa buku yang digunakan tidak hanya lengkap secara materi, tetapi juga mampu menghidupkan proses belajar di kelas. Guru harus merasa terbantu, dan siswa harus merasa tertantang,” ujarnya.
Salah satu guru kelas 3 mengungkapkan bahwa diskusi kali ini membuka wawasan baru tentang strategi pembelajaran. “Kami tidak hanya melihat isi buku, tetapi juga bagaimana buku ini bisa dioptimalkan dengan metode yang variatif. Penjelasan dari pihak Erlangga sangat membantu kami memahami arah penyusunannya,” tuturnya.
Muhsin pun mengapresiasi keterlibatan aktif seluruh guru MIFABARA. Menurutnya, masukan langsung dari praktisi pendidikan di lapangan sangat berharga untuk penyempurnaan produk. “Kami melihat semangat kolaboratif yang luar biasa. Catatan dan saran dari Bapak/Ibu guru akan menjadi pertimbangan penting dalam pengembangan edisi selanjutnya,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, MIFABARA menunjukkan komitmennya dalam membangun sinergi dengan berbagai penerbit nasional guna memastikan kualitas sumber belajar yang selaras dengan kebutuhan siswa. Bedah buku bersama Erlangga menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan, inspiratif, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi peserta didik.(nas)







