Banjarnegara (Humas) — Upaya penguatan literasi digital aparatur sipil negara terus dilakukan Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi pengisian Coretax, Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), dan Tanda Tangan Elektronik (TTE) yang digelar di KUA Kecamatan Rakit, Jumat (13/2/26). Kegiatan ini menghadirkan Penghulu CPNS KUA Mandiraja, Prayogi Dwi Apriyanto, sebagai pemateri terkait TTE.
Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh CPNS penghulu se-Kabupaten Banjarnegara. Materi difokuskan pada pemahaman teknis dan praktis terkait penggunaan Coretax, penyusunan dan pengisian SKP berbasis digital, serta pemanfaatan TTE dalam mendukung administrasi dan layanan keagamaan yang efektif dan akuntabel.
Dalam paparannya, Prayogi menekankan bahwa penguasaan sistem digital merupakan kebutuhan mendasar bagi ASN, khususnya penghulu, di tengah tuntutan reformasi birokrasi dan percepatan layanan publik. Menurutnya, pemahaman sejak dini akan membantu CPNS menjalankan tugas secara tertib dan profesional.
“Penghulu tidak hanya dituntut mampu melayani masyarakat, tetapi juga harus tertib administrasi dan adaptif terhadap sistem digital. Penggunaan Coretax, SKP, dan TTE menjadi bagian penting dari akuntabilitas kinerja ASN,” ujar Prayogi.
Ia menambahkan bahwa kesalahan dalam pengisian data administrasi dapat berdampak pada penilaian kinerja dan kelancaran layanan. Oleh karena itu, CPNS penghulu perlu memahami prosedur dan regulasi yang berlaku sejak awal masa pengabdian.
Salah satu CPNS penghulu peserta kegiatan menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut sangat membantu dalam memahami mekanisme TTE dan pengisian SKP. “Penjelasan yang disampaikan pemateri mudah dipahami dan langsung pada praktik. Ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai CPNS,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, KUA Mandiraja berkontribusi aktif dalam mendukung peningkatan kapasitas ASN Kementerian Agama. Sosialisasi ini diharapkan mampu mempercepat adaptasi CPNS penghulu terhadap sistem kerja digital, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan keagamaan yang profesional, transparan, dan terpercaya.
(ds/m, azd)







