Banjarnegara (Humas) – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari, semangat spiritualitas masyarakat di Kecamatan Pagentan mulai dipacu. Pada Kamis (12/2/2026), M. Syaiful Abidin, Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan, menggelar bimbingan penyuluhan serentak di dua lokasi Majelis Taklim (MT) yang berbeda.
Kegiatan pertama dilaksanakan di MT Al Mubarok Larangan yang bertempat di RA Al Hidayah Larangan, kemudian dilanjutkan di MT Miftahul Jannah Bulu Pagentan yang bertempat di gedung TPQ Al Hikmah Bulu Pagentan. Agenda yang mengusung tema “Persiapan Menyambut Ramadan” ini diikuti dengan antusias oleh total 72 jamaah dari kedua lokasi tersebut.
Dalam tausiyahnya, M. Syaiful Abidin menekankan bahwa Ramadan bukanlah sekadar siklus tahunan biasa, melainkan seorang tamu agung yang membawa keberkahan melimpah.
“Ramadan merupakan tamu istimewa, bulan yang penuh keberkahan yang harus disambut dengan hal-hal yang terbaik agar tamu kita merasa nyaman dan hati kita merasa puas,” ujar Syaiful di hadapan para jamaah.
Lebih lanjut, ia memaparkan lima aspek persiapan utama agar ibadah di bulan suci berjalan maksimal:
- Ruhiyyah (Mental/Spiritual): Membersihkan hati dan memperbanyak taubat.
- Amaliyyah (Praktek Ibadah): Membiasakan ibadah sunnah sebelum Ramadan tiba.
- Ilmiyyah (Ilmu): Memahami fiqih puasa agar ibadah sah dan sesuai syariat.
- Maliyyah (Harta): Mempersiapkan sedekah dan zakat untuk berbagi.
- Jasadiyyah (Fisik): Menjaga kesehatan agar kuat menjalankan puasa sebulan penuh.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pengurus setempat. Hidayat Dandi Pratama, Ketua MT Al Mubarok sekaligus Kepala RA Al Hidayah Larangan, menyampaikan rasa terima kasihnya atas pendampingan yang diberikan oleh penyuluh KUA.
“Kami sangat bersyukur dengan kehadiran bimbingan ini. Penjelasan mengenai lima persiapan tersebut membuka mata para jamaah bahwa menyambut Ramadan tidak cukup hanya dengan kegembiraan saja, tapi butuh bekal ilmu dan kesehatan yang prima. Semoga ini menjadi awal yang baik bagi kami untuk menjalani Ramadan tahun ini dengan lebih berkualitas,” ungkap Hidayat.
Acara ditutup dengan doa bersama, di mana para jamaah berharap dapat dipertemukan dengan bulan suci dalam kondisi sehat walafiat dan mampu meraih derajat takwa.
(msa/azd)
