Banjarnegara – Sebanyak 94 siswa MI Ma’arif NU 01 Rakit (MIMANURA) bersama Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Banser dan Polsek Rakit membagikan puluhan paket takjil di jalan area depan Polsek Rakit, Selasa (10/3). Takjil-takjil tersebut dibagikan kepada pengguna jalan, penarik becak, dan masyarakat sekitar yang membutuhkan untuk berbuka puasa.
Kepala MIMANURA, Sunarso mengatakan kegiatan yang rutin dilakukan setiap bulan Ramadhan ini merupakan satu bentuk syiar kebaikan di bulan suci. Selain itu kegiatan ini juga menjadi langkah awal untuk menumbuhkan jiwa kepedulian pada siswa-siswa.
“Kami ingin mengajak anak-anak melaksanakan ajaran Rasulullah tentang berbagi, karena tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah,” kata Sunarso.
Lebih lanjut, Sunarso mengatakan berbagi takjil di bulan Ramadhan ini juga menjadi satu cara madrasah melatih siswa menjadi generasi dermawan. “Karena dengan melaksanakan ibadah puasa kita belajar merasakan orang-orang yang kondisinya masih kekurangan. Masih banyak orang yang belum tentu bisa makan setiap harinya. Kita belajar merasakan menahan rasa lapar itu di bulan Ramadhan yang suci ini. Tapi selain belajar hal tersebut, kita juga perlu belajar berbagi, untuk mereka yang kurang mampu dari kita,” kata dia.
Selain berbagi takjil, kegiatan tersebut juga digelar dengan rangkaian kegiatan penuh spiritualitas. Mulai dari shalat ashar berjamaah di sekolah, dilanjutkan tausyiah oleh Kiai Kamalin Aji Mustofa.
Dalam kegiatan tersebut, yang tidak kalah menarik yakni adanaya penampilan hafalan juz 30 oleh siswa kelas 1, Ahmad Miftahurosad yang telah hafal juz 30, ditutup dengan buka bersama dan shalat Maghrib berjamaah.
Penampilan Ahmad Miftahurosad menurut Sunarso sebagai pemantik dan penyemangat siswa lainnya. Pihak sekolah memberikan hadiah untuk tes hafalan Ahmad. Mengingat MIMANURA merupakan satu sekolah yang memiliki program tahfidzul quran atau hafalan Al-Qur’an.
“Hadiah kecil untuk penyemangat, dia sudah hafal juz 30 dan beberapa surat terakhir di juz 29. Kami berharap siswa lain juga lebih bersemangat lagi dalam hafalannya seperti Ahmad Miftahurosad,” katanya. (sns)







