Ramadhan sebagai Bulan Bertumbuh: Karya Literasi Hari ke-24 dari Lintang Siswi Kelas 5 MIFABARA

Banjarnegara – Program literasi Ramadhan MI Al Fatah Parakancanggah kembali menghadirkan karya inspiratif dari siswa kelas 5D. Pada hari ke-24, Lintang tampil dengan tulisan yang segar dan visioner, mengangkat tema Ramadhan sebagai momentum pertumbuhan spiritual sekaligus pengembangan diri.(15/3)

Dalam karyanya, Lintang mengajak teman-temannya untuk menjadikan Ramadhan bukan hanya sebagai waktu beribadah, tetapi juga sebagai kesempatan untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas diri. Ia bahkan mengaitkannya dengan pembelajaran bahasa Inggris sebagai bekal masa depan.

“Let’s make this Ramadhan a month of spiritual growth and personal development. Learn one new English word every day for a better future,” tulis Lintang dengan penuh semangat. Ia juga menambahkan dalam bahasa Indonesia, “Mari jadikan Ramadhan ini bulan pertumbuhan spiritual dan pengembangan diri. Pelajari satu kata Inggris baru setiap hari untuk masa depan yang lebih baik.”

Pesan tersebut menunjukkan bahwa Ramadhan bisa menjadi momen yang produktif, tidak hanya dalam ibadah, tetapi juga dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan keterampilan. Lintang menyadari bahwa kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten, seperti mempelajari satu kata baru setiap hari, dapat memberikan dampak besar di masa depan.

Guru kelas 5D memberikan apresiasi atas kreativitas Lintang dalam memadukan nilai religius dengan semangat belajar modern. “Lintang mampu mengajak teman-temannya untuk tidak menyia-nyiakan waktu Ramadhan. Ini adalah bentuk literasi yang aplikatif dan relevan dengan kehidupan siswa saat ini,” ungkapnya.

Kepala madrasah juga menyampaikan bahwa kegiatan literasi ini bertujuan untuk membentuk generasi yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga siap menghadapi tantangan global. “Bahasa adalah jendela dunia. Apa yang ditulis Lintang adalah langkah kecil menuju masa depan besar,” tuturnya.

Melalui karya ini, tersirat bahwa Ramadhan bukanlah waktu untuk berhenti berkembang, melainkan justru saat terbaik untuk memulai perubahan. Dengan niat yang baik dan usaha yang konsisten, setiap langkah kecil akan menjadi bagian dari perjalanan menuju pribadi yang lebih baik.

Ramadhan pun menjadi pengingat bahwa pertumbuhan sejati tidak hanya terlihat dari ibadah yang meningkat, tetapi juga dari ilmu yang bertambah, wawasan yang meluas, dan karakter yang semakin matang.(nas)

Skip to content