Banjarnegara (Humas) — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Satker Kementerian Agama wilayah Kecamatan Wanadadi pada Selasa (7/4/2026) di Saung Mansur. Kegiatan ini menjadi momentum istimewa untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan antar ASN di lingkungan Kemenag Wanadadi.
Acara semakin bermakna dengan tausiah yang disampaikan oleh Khoerul Masyhari. Dalam penyampaiannya, beliau mengingatkan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah, khususnya dalam memaafkan.
“Rasulullah tidak membalas perlakuan buruk penduduk Thaif, bahkan mendoakan kebaikan bagi mereka. Ini menjadi pelajaran besar bagi kita untuk memiliki hati yang lapang,” ungkapnya.
Beliau juga menekankan nilai-nilai utama yang harus dijaga pasca-Ramadan, yakni disiplin, amanah, dan kesadaran bahwa setiap amal selalu dalam pengawasan Allah Swt. “Puasa mengajarkan kita untuk merasa diawasi oleh Allah, dan amanah harus dijaga, baik dalam keluarga maupun dalam kehidupan sosial,” jelasnya.
Lebih lanjut, beliau mengingatkan tujuan halal bihalal sebagai sarana membersihkan hati dan mempererat silaturahmi. Ia menyampaikan bahwa terdapat beberapa golongan yang sulit mendapatkan ampunan jika tidak segera bertaubat, di antaranya:
- Orang yang durhaka kepada orang tua
- Orang yang memutus tali silaturahmi
- Orang yang terus-menerus bermaksiat tanpa taubat
- Orang yang menyimpan dendam dalam hati
“Silaturahmi akan melapangkan rezeki dan memanjangkan umur. Sebaliknya, memutusnya akan merusak hubungan dan keberkahan hidup,” tegasnya.
Beliau juga mengutip pesan hikmah bahwa kebaikan sejati bukan hanya membalas kebaikan, tetapi tetap berbuat baik kepada orang yang pernah menyakiti. “Mari kita menjadi pribadi yang mudah memaafkan, karena dengan itulah hati menjadi tenang dan hidup menjadi berkah,” pesannya.
Selain itu, ia mengajak jamaah untuk menjaga amalan pasca-Ramadan seperti menjaga shalat lima waktu, memperbanyak tilawah Al-Qur’an, bersedekah, serta memperbanyak dzikir dan tasbih.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang saling bermaafan, tetapi juga menjadi penguat nilai-nilai spiritual dan kebersamaan bagi seluruh ASN Kemenag Wanadadi.
Dengan semangat Halal Bihalal, diharapkan seluruh ASN Kementerian Agama semakin mempererat ukhuwah, menjaga integritas, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sebagaimana komitmen Kemenag, kebersamaan dalam keberagaman dan keikhlasan dalam pengabdian adalah fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan yang profesional dan berakhlak.
(NN/azd)







