Penyuluh Agama KUA Purwareja Klampok Dorong Semangat Pasca Ramadan dalam Rakor Kader ILP

Banjarnegara (Humas) — Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Purwareja Klampok kembali menunjukkan peran aktifnya dalam pembinaan masyarakat dengan menjadi narasumber pada kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Kader ILP (Integrasi Layanan Primer). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Puskesmas 2 Purwareja Klampok dan Pemerintah Desa Sirkandi, yang dilaksanakan pada Jumat (17/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam, Mukafiyah, menyampaikan materi bertema “Menjaga Semangat Pasca Ramadan”. Ia menekankan pentingnya mempertahankan nilai-nilai ibadah dan kebiasaan baik yang telah dibangun selama bulan suci Ramadan.

“Ramadan adalah madrasah pembinaan diri. Setelahnya, kita dituntut untuk tetap istiqamah menjaga kualitas ibadah, kepedulian sosial, serta pola hidup sehat yang telah dibiasakan,” ujarnya.

Kegiatan Rakor ini menjadi wadah sinergi antara tenaga kesehatan, kader masyarakat, dan penyuluh agama dalam memperkuat pelayanan berbasis masyarakat. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan spiritual.

Para peserta yang terdiri dari kader ILP tampak antusias mengikuti kegiatan. Hal ini terlihat dari diskusi yang berlangsung interaktif serta berbagai pertanyaan seputar penerapan nilai-nilai pasca Ramadan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Desa Sirkandi, Giri Sarono, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta dukungan dari berbagai pihak dalam memperkuat peran kader di masyarakat.

Sementara itu, pihak Puskesmas 2 Purwareja Klampok yang diwakili oleh dr. Asmiarti juga mengapresiasi kontribusi penyuluh agama dalam memberikan perspektif keagamaan yang melengkapi pendekatan kesehatan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para kader ILP tidak hanya berperan dalam bidang kesehatan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam menumbuhkan semangat spiritual, kepedulian sosial, dan nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat pasca Ramadan.

(MKF/AZD)

Skip to content