Dari Sekolah ke Akhlak Mulia: Penyuluh Agama Islam Tanamkan Etika Pergaulan Islami di SMPN 1 Pandanarum

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Suprihatin, memberikan penyuluhan bertema etika pergaulan menurut Islam kepada para siswa di SMP Negeri 1 Pandanarum, Senin (20/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan karakter generasi muda agar memiliki akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, Suprihatin menyampaikan pentingnya memahami dan menerapkan etika pergaulan Islami sejak usia remaja. Ia menegaskan bahwa pergaulan yang baik tidak hanya dilihat dari sikap sopan santun, tetapi juga dari kemampuan menjaga diri, menghormati sesama, serta menjauhi perilaku yang melanggar norma agama.

“Remaja saat ini menghadapi tantangan yang cukup besar, terutama dalam pergaulan bebas dan pengaruh media sosial. Oleh karena itu, penting bagi siswa untuk memiliki bekal ilmu agama agar tidak mudah terjerumus dalam hal-hal yang negatif,” ujarnya

Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi Kelas VIII SMPN 1 Pandanarum dengan penuh antusias. Mereka aktif menyimak materi yang disampaikan serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait pergaulan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. 

Dalam pemaparannya, Suprihatin juga menjelaskan beberapa prinsip dasar etika pergaulan dalam Islam, seperti menjaga pandangan, berkata baik, menghormati guru dan orang tua, serta memilih teman yang membawa pengaruh positif. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga batasan dalam pergaulan antara laki-laki dan perempuan.

Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergi antara KUA Pandanarum dengan lembaga pendidikan dalam membina moral dan karakter siswa. Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan berharap dapat terus berlanjut di masa mendatang.

Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan para siswa dapat lebih memahami pentingnya etika pergaulan Islami dan mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu, dan bertanggung jawab.

(bu/azd)

Skip to content