Kesempatan Kedua untuk Bahagia, KUA Karangkobar Dampingi Catin Menata Rumah Tangga Baru

Banjarnegara (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karangkobar sekaligus Fasilitator Bimbingan Perkawinan (Bimwin), Duwi Rohman, memberikan layanan penasihatan pernikahan kepada pasangan calon pengantin yang akan memasuki pernikahan kedua, Selasa (28/4/2026).

Dalam sesi penasihatan tersebut, Duwi memberikan penguatan spiritual dan psikologis kepada calon pengantin agar menjadikan pengalaman masa lalu sebagai pelajaran berharga dalam membangun rumah tangga yang lebih dewasa, harmonis, dan penuh keberkahan.

Menurutnya, pernikahan kedua bukanlah sekadar memulai kembali, tetapi kesempatan untuk menata rumah tangga dengan kesiapan yang lebih matang, komunikasi yang lebih baik, serta komitmen yang lebih kuat.

“Setiap orang berhak mendapatkan kesempatan untuk membangun keluarga yang bahagia. Pengalaman masa lalu hendaknya menjadi bekal untuk lebih bijak dalam menjalani pernikahan berikutnya,” ungkapnya.

Dalam penasihatan itu, pasangan diingatkan pentingnya membangun rumah tangga atas dasar saling menerima masa lalu, memperkuat kepercayaan, menjaga komunikasi, serta menumbuhkan kasih sayang yang tulus dalam keluarga.

Khusus dalam kondisi adanya anak dari pernikahan sebelumnya, Duwi menekankan bahwa kesiapan calon pasangan untuk menerima dan menyayangi anak-anak pasangan merupakan bagian penting dari pondasi keluarga yang sehat.

“Pernikahan bukan hanya menyatukan dua insan, tetapi juga menyatukan amanah dan tanggung jawab. Ketulusan menerima anak pasangan adalah bentuk kematangan cinta dan tanggung jawab dalam berumah tangga,” jelasnya.

Calon pengantin perempuan menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran pasangan yang dinilai mampu menerima dirinya dan kedua anaknya dengan tulus.

“Saya yakin melangkah ke pernikahan ini karena melihat calon suami sebagai pribadi yang penyayang, sabar, dan mampu dekat dengan anak-anak saya. Selama kurang lebih satu setengah tahun saling mengenal, saya melihat kesungguhannya dalam menerima saya beserta anak-anak,” ungkapnya.

Ia berharap rumah tangga yang akan dibangun bersama menjadi awal baru yang lebih baik dan penuh keberkahan bagi keluarganya.

Melalui layanan penasihatan pernikahan, KUA Karangkobar terus berupaya menghadirkan pembinaan yang responsif terhadap berbagai kondisi calon pengantin agar setiap keluarga yang terbentuk memiliki bekal spiritual, emosional, dan sosial yang memadai menuju keluarga sakinah mawaddah warahmah.

(dr/azd)

Skip to content