Banjarnegara – Suasana belajar yang berbeda dirasakan siswa kelas 5D MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) melalui kegiatan outclass yang dilaksanakan untuk mengurangi kejenuhan belajar di dalam kelas. Dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar, siswa diajak lebih aktif, kreatif, dan kontekstual dalam memahami materi.(30/4)
Pada pembelajaran Bahasa Indonesia kali ini, siswa tidak hanya duduk dan mendengarkan, tetapi langsung melakukan pengamatan terhadap alam dan budaya lokal di sekitar wilayah Banjarnegara. Mereka mencatat berbagai hal menarik yang ditemui, mulai dari keindahan alam hingga kebiasaan masyarakat setempat.
Setelah melakukan observasi, siswa kemudian mencari informasi tambahan dari buku referensi yang telah disediakan. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok, di mana mereka saling bertukar ide dan menyusun kerangka cerita secara bersama-sama. Suasana belajar pun menjadi lebih hidup dan kolaboratif.
Hasil dari rangkaian kegiatan tersebut dituangkan dalam bentuk tulisan berupa cerita bertema alam dan budaya lokal Banjarnegara. Menariknya, dalam penulisan ini siswa juga dilatih menggunakan imbuhan pe-an secara tepat, sehingga tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga memperkuat pemahaman kebahasaan mereka.
Salah satu siswa mengaku senang dengan metode pembelajaran ini. “Belajar di luar kelas lebih seru, jadi banyak ide untuk menulis cerita,” ujarnya antusias. Hal ini menunjukkan bahwa pengalaman langsung mampu memancing imajinasi dan semangat belajar siswa.
Wali kelas 5D menyampaikan bahwa kegiatan outclass menjadi strategi efektif dalam pembelajaran. “Anak-anak jadi lebih aktif, tidak cepat bosan, dan mampu menghubungkan materi dengan kehidupan nyata,” tuturnya.
Kepala Madrasah, Durotun Nafisah, juga memberikan apresiasi terhadap inovasi pembelajaran tersebut. Ia menegaskan bahwa pembelajaran yang bermakna adalah pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung kepada siswa. “Dengan kegiatan seperti ini, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik dan berpikir kritis,” ungkapnya.
Melalui kegiatan outclass ini, siswa kelas 5D MIFABARA tidak hanya belajar menulis, tetapi juga belajar memahami lingkungan, menghargai budaya lokal, serta mengekspresikan ide secara kreatif. Sebuah langkah nyata dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan penuh makna.(nas)







