Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit terus aktif melakukan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat, Jumat (8/5/2026).
Fuad Latif, selaku Penyuluh Agama Islam KUA Rakit, hadir memberikan penyuluhan di Majelis Taklim Wanita Syarikat Islam (MT WSI) Desa Badamita Kecamatan Rakit.
Kegiatan diikuti oleh 35 jamaah ibu-ibu. Majelis Taklim WSI yang diketuai oleh Kholisoh, dilaksanakan setiap hari Jum’at bertempat di Aula. Pada kesempatan tersebut, Fuad Latif menyampaikan materi dengan tema “Kiat Menjadi Pribadi yang Lebih Baik”. Tema ini dipilih sebagai ikhtiar untuk memotivasi para ibu agar terus melakukan perbaikan diri atau muhasabah dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai individu, istri, maupun ibu bagi anak-anaknya.
“Muhasabah itu penting. Rasulullah bersabda, orang yang cerdas adalah yang selalu mengevaluasi dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah mati. Untuk jadi pribadi yang lebih baik, kuncinya ada tiga: pertama, perbaiki hubungan dengan Allah lewat sholat tepat waktu dan perbanyak dzikir. Kedua, perbaiki akhlak kepada sesama, mulai dari keluarga. Ketiga, jangan berhenti belajar dan menuntut ilmu,” papar Fuad di hadapan jamaah.
Lebih lanjut, Fuad menjabarkan kiat praktis yang bisa langsung diterapkan. Di antaranya adalah membiasakan bersyukur, menjaga lisan dari ghibah, memperbanyak sedekah meski sedikit, serta memaafkan kesalahan orang lain. Beliau juga menekankan peran sentral ibu dalam keluarga. “Kalau ibunya baik, Insya Allah anak dan suaminya juga akan ikut baik. Ibu adalah madrasah pertama. Maka teruslah upgrade diri dengan ilmu dan akhlak mulia,” tambahnya.
Ketua MT WSI, Kholisoh menyampaikan rasa terima kasih atas ilmu yang telah disampaikan. Menurutnya, materi yang dibawakan sangat relevan dengan kondisi ibu-ibu saat ini. “Kajiannya ringan tapi mengena. Nggak menggurui tapi mengajak. Ibu-ibu jadi termotivasi untuk hijrah jadi lebih baik lagi. Apalagi contoh-contohnya kejadian sehari-hari di rumah tangga,” ujar Kholisoh. Suasana pengajian berlangsung hangat dan interaktif. Kegiatan ditutup dengan doa bersama memohon agar seluruh anggota MT WSI diberikan kekuatan untuk terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik dan diridhai Allah Swt. Penyuluhan oleh KUA Rakit ini diharapkan dapat terus memotivasi kaum ibu untuk menjadi agen perubahan positif di lingkungan keluarga dan masyarakat.
(n/azd)







