Serambi Masjid Dipenuhi Semangat Santri, Yulis Tanamkan Pemahaman Sifat Wajib Allah di TPQ Baitul Makmur

Banjarnegara (Humas) – Suasana serambi Masjid Baitul Makmur Jambean, Desa Pringamba, tampak ramai dan penuh semangat saat para santri mengikuti kegiatan bimbingan keagamaan yang diberikan oleh Yulis selaku Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pandanarum. Kegiatan yang berlangsung dengan lancar tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan akidah Islam bagi anak-anak sejak usia dini. (12/5/2026)

Dalam kesempatan itu, Yulis menyampaikan materi tentang Sifat Wajib Allah. Materi tersebut diberikan sebagai dasar pengenalan akidah agar para santri memahami sifat-sifat Allah yang wajib diketahui dan diyakini oleh setiap muslim. Dengan metode penyampaian yang sederhana, interaktif, dan diselingi hafalan bersama, para santri terlihat antusias mengikuti setiap penjelasan.

Yulis menjelaskan satu per satu sifat wajib Allah dengan bahasa yang mudah dipahami anak-anak. Sesekali ia memberikan pertanyaan ringan kepada para santri untuk menguji pemahaman mereka. Para santri pun tampak bersemangat mengangkat tangan dan berlomba menjawab pertanyaan yang diberikan.

Menurut Yulis, penguatan akidah sejak usia dini sangat penting agar anak-anak memiliki pondasi keimanan yang kuat di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks.

“Anak-anak perlu dikenalkan tentang sifat wajib Allah sejak dini agar mereka memiliki dasar keimanan yang kuat. Dengan mengenal Allah melalui sifat-sifat-Nya, mereka akan lebih mudah mencintai agama dan semangat dalam belajar ilmu Islam,” ujar Yulis.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi menghafal bersama. Para santri dengan suara lantang mengikuti bacaan yang dipandu oleh Yulis. Suasana belajar terasa hangat dan menyenangkan, sehingga anak-anak terlihat nyaman mengikuti pembelajaran hingga selesai.

Salah satu santri, Rafel, mengaku sangat senang bisa mengikuti kegiatan tersebut. Dengan polos ia menyampaikan kebahagiaannya setelah mendapatkan pelajaran baru.

“Saya senang belajar sama Bu Yulis. Tadi diajarin sifat wajib Allah terus hafalan bareng teman-teman. Saya jadi tahu kalau Allah itu pasti ada dan Allah itu beda sama makhluk,” ucap Rafel dengan wajah ceria.

Kegiatan bimbingan tersebut diharapkan dapat menambah wawasan keagamaan para santri sekaligus menumbuhkan kecintaan mereka terhadap ilmu agama. Kehadiran penyuluh agama di tengah-tengah anak-anak TPQ juga menjadi penyemangat tersendiri agar mereka semakin rajin belajar, mengaji, dan memahami ajaran Islam dengan baik sejak usia dini. 

(ev/azd)

Skip to content