Banjarnegara (Humas) – Dalam upaya memperkuat pembinaan keagamaan di tengah masyarakat, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Wanadadi kembali melaksanakan kegiatan penyuluhan di Majelis Taklim Nurul Iman Desa Kandangwangi, Selasa (26/5/2025). Kegiatan yang berlangsung di rumah Ibu Yuli, RT 02/01 Desa Kandangwangi tersebut menghadirkan Penyuluh Agama Islam Namyroh Ndaruwati dan Dewi Kholifah sebagai narasumber.
Mengangkat tema menjaga kesehatan dengan memperbanyak rasa syukur serta berkurban sebagai salah satu wujud syukur kepada Allah Swt, kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme dari jamaah yang hadir.
Penyuluh Agama Islam KUA Wanadadi, Namyroh Ndaruwati, dalam penyampaiannya menegaskan bahwa kesehatan sejati tidak hanya berkaitan dengan fisik, tetapi juga ketenangan hati dan kebersihan jiwa. Menurutnya, rasa syukur memiliki pengaruh besar dalam menjaga kesehatan mental maupun spiritual seseorang.
“Ketika hati dipenuhi rasa syukur, seseorang akan lebih mudah merasakan ketenangan dan kebahagiaan dalam hidupnya. Syukur bukan hanya ucapan, tetapi cara memandang hidup dengan penuh penerimaan dan keyakinan kepada Allah Swt,” ujar Namyroh.
Ia juga mengingatkan jamaah bahwa Allah Swt menjanjikan tambahan nikmat bagi hamba-Nya yang bersyukur sebagaimana tercantum dalam QS. Ibrahim ayat 7.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam Dewi Kholifah menyampaikan bahwa ibadah kurban merupakan salah satu bentuk nyata rasa syukur atas nikmat rezeki, kesehatan, dan kehidupan yang diberikan Allah Swt. Kurban juga menjadi sarana menumbuhkan kepedulian sosial dan keikhlasan dalam berbagi kepada sesama.
“Berkurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi tentang melatih keikhlasan hati, kepedulian kepada sesama, dan membuktikan cinta kepada Allah Swt. Dari kurban, kita belajar bahwa sebagian rezeki yang kita miliki ada hak orang lain yang harus dibagikan,” tutur Dewi Kholifah.
Kegiatan penyuluhan tersebut juga diisi dengan dialog interaktif bersama jamaah terkait pentingnya menjaga kesehatan rohani di tengah berbagai persoalan kehidupan sehari-hari. Jamaah tampak antusias mengikuti materi hingga akhir kegiatan.
Melalui kegiatan ini, KUA Wanadadi terus berupaya menghadirkan penyuluhan agama yang menyejukkan dan menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya dalam membangun kehidupan yang sehat secara jasmani maupun rohani.
KUA Wanadadi berharap kegiatan majelis taklim semacam ini dapat terus menjadi sarana mempererat ukhuwah, meningkatkan pemahaman keagamaan, serta menumbuhkan semangat syukur dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
(NN/azd)







