13 Pasang Calon Pengantin Ikuti Bimbingan Perkawinan di KUA Mandiraja

Banjarnegara (Humas) – Sebanyak 13 pasang calon pengantin mengikuti kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandiraja pada Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama dalam mempersiapkan pasangan yang akan memasuki kehidupan rumah tangga agar mampu mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Bertempat di aula KUA Kecamatan Mandiraja, kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian materi yang disampaikan oleh narasumber dari berbagai instansi terkait, yaitu KUA Kecamatan Mandiraja, PLKB Kecamatan Mandiraja, dan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Mandiraja.

Materi yang diberikan meliputi persiapan kehidupan berkeluarga, kesehatan reproduksi, pengelolaan konflik dalam rumah tangga, hak dan kewajiban suami istri, serta penguatan nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi keluarga yang harmonis dan berkualitas.

Perwakilan PLKB Kecamatan Mandiraja, Gunawan Susilo, menegaskan bahwa bimbingan perkawinan merupakan bekal penting bagi calon pengantin dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan rumah tangga.

“Pernikahan bukan hanya menyatukan dua individu, tetapi juga membangun komitmen jangka panjang. Melalui bimbingan ini, calon pengantin mendapatkan bekal untuk mewujudkan keluarga yang sehat, berkualitas, dan sejahtera,” ungkap Gunawan Susilo.

Sementara itu, Sekretaris Camat Mandiraja, Teguh Winarso, yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas semangat para peserta dalam mengikuti seluruh sesi bimbingan.

“Kami berharap para calon pengantin dapat memahami hak dan kewajiban masing-masing serta mampu membangun komunikasi yang baik dalam keluarga. Keluarga yang kuat akan menjadi fondasi penting bagi kemajuan masyarakat,” tutur Teguh Winarso.

Pada sesi penguatan nilai keagamaan, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Mandiraja, Hendriyanto, menyampaikan pentingnya menjadikan ajaran agama sebagai pedoman dalam membangun rumah tangga yang harmonis.

“Keluarga sakinah tidak hadir secara instan, tetapi dibangun melalui kesabaran, saling menghormati, komunikasi yang baik, dan pengamalan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Hendriyanto.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak aktif mengikuti setiap sesi, mengajukan pertanyaan, serta berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang mungkin dihadapi dalam kehidupan berumah tangga. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya kesadaran calon pengantin akan pentingnya persiapan sebelum memasuki jenjang pernikahan.

Melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan ini, KUA Kecamatan Mandiraja berharap para calon pengantin memiliki kesiapan yang lebih matang, baik secara mental, spiritual, maupun sosial. Dengan demikian, mereka dapat membangun keluarga yang harmonis, bahagia, dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

KUA Kecamatan Mandiraja terus berkomitmen memberikan pelayanan dan pembinaan kepada masyarakat melalui berbagai program yang mendukung terwujudnya keluarga berkualitas sebagai fondasi pembangunan bangsa. 

(m/azd)

Skip to content