Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit, Endah Widyawati Sapa Ibu-ibu Majelis Taklim As Sodik Desa Rakit yang diketuai, Chajilah pada Senin (8/6/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan setiap Senin dihadiri 30 Jamaah Ibu-Ibu bertempat di rumah Sarmini Dusun Bulu Kidul RT 04 RW 05 Desa Rakit Kecamatan Rakit. Kali ini penyuluhan disampaikan, Endah Widyawati dengan mengangkat tema “Syukur yang Menenangkan Hati, Menyehatkan Tubuh, Menguatkan Kehidupan”.
Dalam tausiyahnya, Endah menjelaskan bahwa syukur bukan sekadar ucapan “alhamdulillah” di lisan. Syukur sejati adalah mengakui nikmat Allah, menggunakannya sesuai ridha-Nya, dan berbagi kepada sesama. “Hati yang pandai bersyukur itu tenang. Tidak gampang cemas, tidak mudah iri, dan lebih bahagia dengan apa yang ada,” ujarnya.
Penyuluh juga mengaitkan syukur dengan kesehatan. Menurutnya, pola pikir positif yang lahir dari syukur berdampak pada fisik. Stres berkurang, kualitas tidur membaik, dan imun tubuh lebih kuat. “Orang yang banyak mengeluh, energinya habis untuk protes. Tapi orang yang bersyukur, energinya dipakai untuk berbuat baik,” tambahnya.
Chajilah selaku Ketua MT As Sodik menyambut baik materi tersebut. Ia menyebut kajian Senin ini sudah menjadi agenda tetap Jamaah untuk menguatkan iman dan silaturahmi. “Ibu-ibu di sini semangat sekali. Habis ngaji, kami jadi lebih ikhlas menghadapi ujian rumah tangga dan ekonomi,” kata Chajilah.
Jamaah diajak mempraktikkan syukur harian lewat tiga langkah: mencatat 3 nikmat kecil setiap pagi, mengucapkan terima kasih ke anggota keluarga, dan menyisihkan sebagian rezeki untuk sedekah. Suasana kajian semakin hangat saat ibu-ibu saling berbagi pengalaman bagaimana syukur mengubah cara mereka menghadapi masalah.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar Allah SWT menjadikan MT As Sodik sebagai majelis yang berkah. Jamaah pulang dengan hati lebih ringan, membawa bekal ilmu syukur untuk menguatkan kehidupan sehari-hari.
(n/azd)







