Banjarnegara – Sebanyak 15 peserta terbaik dari MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) mengikuti Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten (OSN-K) Tahun 2026 yang dilaksanakan secara daring (during). Para peserta merupakan perwakilan terbaik madrasah yang berasal dari tiga bidang lomba, yaitu Matematika, IPA, dan IPS, dengan masing-masing bidang diikuti oleh lima peserta.(8/6)
Pelaksanaan OSN-K berlangsung dalam tiga sesi. Sesi Matematika dilaksanakan pukul 08.00–09.00 WIB, sesi IPA pukul 10.00–11.00 WIB, dan sesi IPS pukul 13.00–14.00 WIB. Seluruh kegiatan berlangsung di ruang yang telah disiapkan oleh madrasah dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai.
Pelaksanaan lomba berjalan lancar dan tertib dengan pengawasan silang yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Banjarnegara. Sistem pengawasan ini menjadi bagian penting dalam menjaga objektivitas, kejujuran, dan integritas pelaksanaan OSN-K.
Sebelum pelaksanaan lomba, para peserta telah mengikuti serangkaian pembinaan, pengayaan materi, simulasi, hingga gladi resik. Berbagai persiapan tersebut dilakukan sebagai bentuk ikhtiar madrasah dalam mempersiapkan siswa menghadapi kompetisi akademik tingkat kabupaten.
Kepala madrasah, Durotun Nafisah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat dan keberanian untuk berkompetisi.
“Kami bangga kepada seluruh peserta OSN-K. Mereka adalah putra-putri terbaik madrasah yang telah berjuang melalui proses pembinaan yang panjang. Bagi peserta yang sedang sakit, kami juga mendoakan agar segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa,” tuturnya.
OSN-K bukan hanya ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga sarana melatih kemampuan berpikir kritis, kreativitas, ketelitian, dan daya juang siswa. Melalui kompetisi ini, peserta belajar bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari hasil akhir, tetapi juga dari keberanian untuk mencoba dan kesungguhan dalam berproses.
Olimpiade mengajarkan bahwa ilmu pengetahuan adalah hasil dari ketekunan dan rasa ingin tahu yang terus dipelihara. Setiap peserta adalah pemenang karena telah berani keluar dari zona nyaman dan menantang dirinya untuk belajar lebih banyak.
Melalui keikutsertaan 15 peserta terbaik dalam OSN-K Kabupaten Banjarnegara, MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi akademik peserta didik. Semoga ikhtiar, doa, dan kerja keras yang telah dilakukan membuahkan hasil terbaik serta menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta dalam menggapai prestasi yang lebih tinggi. (nas)







