Banjarnegara – Kabar membanggakan kembali datang dari MIFABARA. Dua siswa terbaiknya, Hafizh dan Yumna, berhasil lolos seleksi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) cabang olahraga catur setelah menunjukkan performa yang luar biasa pada ajang seleksi tingkat kabupaten.(20/6)
Proses seleksi yang berlangsung kompetitif, Hafizh dan Yumna tampil percaya diri menghadapi para peserta dari berbagai sekolah. Keduanya berhasil menyapu bersih seluruh pertandingan dengan catatan sempurna. Dari tiga kali pertandingan yang dijalani, keduanya mampu meraih tiga kemenangan meyakinkan.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, ketekunan berlatih, dan kemampuan berpikir strategis yang selama ini dibangun telah membuahkan hasil yang membanggakan. Permainan yang tenang, penuh perhitungan, serta kemampuan membaca langkah lawan menjadi kunci keberhasilan keduanya menembus level yang lebih tinggi.
Pembina catur MIFABARA mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, Hafizh dan Yumna menunjukkan perkembangan yang sangat baik selama masa latihan. “Mereka memiliki semangat belajar yang tinggi dan disiplin dalam berlatih. Hasil ini bukan diperoleh secara instan, melainkan melalui proses panjang yang penuh kesungguhan,” ujarnya.
Prestasi ini tidak hanya membanggakan keluarga dan madrasah, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Banjarnegara. Dengan lolosnya Hafizh dan Yumna ke Kejurprov, keduanya akan menjadi bagian dari atlet yang membawa nama daerah untuk bersaing dengan para pecatur terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Kepala Madrasah memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih kedua siswa tersebut. “Madrasah selalu mendukung siswa untuk berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Semoga Hafizh dan Yumna dapat tampil maksimal dan meraih hasil terbaik di tingkat provinsi,” tuturnya.
Catur bukan sekadar permainan menggerakkan bidak di atas papan. Di balik setiap langkah terdapat pelajaran berharga tentang kesabaran, konsentrasi, keberanian mengambil keputusan, dan kemampuan menyusun strategi. Seorang pecatur hebat tidak lahir dari kemenangan semata, tetapi dari kemauan untuk terus belajar dan memperbaiki setiap langkahnya.
Kini, Hafizh dan Yumna bersiap menghadapi tantangan yang lebih besar di tingkat provinsi. Dengan bekal prestasi gemilang pada babak seleksi, doa, dukungan, serta latihan yang terus ditingkatkan, keluarga besar MIFABARA optimis keduanya mampu memberikan penampilan terbaik dan kembali mengharumkan nama madrasah, Kabupaten Banjarnegara, serta Kementerian Agama di ajang Kejuaraan Provinsi mendatang.(nas)







