Awali Jumat dengan Ibadah, MIFABARA Rutinkan Salat Duha Bersama di Halaman Madrasah

Banjarnegara – Suasana yang khusyuk dan penuh keberkahan menyelimuti halaman MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) setiap Jumat pagi. Sebelum memulai aktivitas belajar, seluruh murid, guru, dan tenaga kependidikan melaksanakan Salat Duha berjamaah sebagai bagian dari pembiasaan karakter religius yang terus ditanamkan di lingkungan madrasah.(31/7)

Dengan mengenakan seragam yang rapi, para murid berbaris tertib di halaman madrasah. Kegiatan diawali dengan pembiasaan membaca doa, dilanjutkan pelaksanaan Salat Duha berjamaah yang dipimpin oleh guru secara bergantian. Setelah salat, murid diajak berzikir dan berdoa bersama, memohon kemudahan dalam menuntut ilmu, kesehatan, serta keberkahan bagi kedua orang tua, guru, dan seluruh keluarga besar madrasah.

Pembiasaan Salat Duha tidak hanya bertujuan membiasakan murid melaksanakan ibadah sunah, tetapi juga membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, kekhusyukan, serta rasa syukur kepada Allah Swt. Melalui kegiatan ini, MIFABARA ingin menanamkan pemahaman bahwa kesuksesan belajar tidak hanya diraih melalui usaha yang sungguh-sungguh, tetapi juga dengan doa dan kedekatan kepada Sang Pencipta.

Kepala MIFABARA, menyampaikan bahwa pembiasaan ibadah merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia.

“Salat Duha berjamaah menjadi salah satu ikhtiar madrasah untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak kepada ibadah sejak usia dini. Kami berharap mereka tidak hanya terbiasa melaksanakannya di madrasah, tetapi juga menjadikan Salat Duha sebagai amalan dalam kehidupan sehari-hari. Ketika hati dekat dengan Allah, insyaallah semangat belajar, akhlak, dan prestasi akan tumbuh seiring berjalan,” tuturnya.

Afid,  guru MIFABARA menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap sikap dan kesiapan belajar murid.

“Setelah Salat Duha, anak-anak terlihat lebih tenang, disiplin, dan siap mengikuti pembelajaran. Mereka belajar bahwa setiap aktivitas sebaiknya diawali dengan doa dan ibadah agar memperoleh keberkahan. Nilai-nilai religius seperti inilah yang terus kami tanamkan melalui pembiasaan setiap Jumat pagi,” ungkapnya.

Pembiasaan Salat Duha berjamaah menjadi salah satu wujud nyata komitmen MIFABARA dalam mengintegrasikan pendidikan akademik dengan pendidikan karakter. Madrasah tidak hanya membimbing murid agar cerdas dalam berpikir, tetapi juga membentuk pribadi yang beriman, bertakwa, dan berakhlakul karimah melalui kebiasaan-kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten.

Melalui program ini, MIFABARA berharap setiap Jumat menjadi momentum bagi seluruh warga madrasah untuk memperkuat keimanan dan menumbuhkan rasa syukur, (nas)

Skip to content