Banjarnegara – Suasana ceria tampak di perpustakaan MIFABARA saat murid kelas 1 berburu buku cerita favorit mereka. Dengan wajah penuh rasa ingin tahu, mereka menyusuri rak demi rak buku, memilih bacaan yang menarik untuk dibaca bersama maupun secara mandiri. Momen sederhana ini menjadi bukti bahwa budaya literasi mulai tumbuh kuat sejak dini di lingkungan madrasah.(31/7)
Yang menarik, di tengah kegiatan tersebut terdengar murid-murid kelas 1 membaca judul, kalimat, hingga isi buku cerita dengan lancar. Tanpa disadari, kemampuan membaca mereka telah berkembang dengan sangat baik meskipun baru memasuki jenjang sekolah dasar. Antusiasme mereka dalam menemukan buku yang diinginkan pun menunjukkan tingginya minat baca yang terus ditumbuhkan melalui berbagai program literasi madrasah.
Setelah memilih buku, murid tampak asyik membaca di sudut-sudut perpustakaan dengan penuh semangat. Ada yang saling berbagi cerita dengan teman, ada pula yang membaca secara mandiri sambil menikmati ilustrasi yang menarik. Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan membaca, tetapi juga memperkaya kosakata, meningkatkan daya imajinasi, serta menumbuhkan kecintaan terhadap buku.
Kepala MIFABARA, mengungkapkan bahwa budaya membaca harus ditanamkan sejak usia dini agar menjadi kebiasaan yang terus berkembang.
“Kami sangat bersyukur melihat murid kelas 1 begitu antusias datang ke perpustakaan dan memilih buku cerita sesuai minatnya. Kemampuan membaca yang semakin lancar menjadi hasil dari sinergi antara pembelajaran di madrasah, dukungan orang tua, dan pembiasaan literasi yang kami bangun setiap hari. Semoga kecintaan mereka terhadap buku terus tumbuh hingga dewasa,” tuturnya.
Guru kelas 1 MIFABARA juga mengaku bangga melihat perkembangan peserta didiknya.
“Awalnya anak-anak masih belajar mengenal huruf dan merangkai kata. Kini mereka sudah mampu membaca buku cerita dengan lebih lancar dan percaya diri. Yang paling membahagiakan adalah mereka membaca bukan karena diminta, tetapi karena memang ingin tahu isi cerita. Itulah tanda bahwa minat baca mereka mulai tumbuh,” ungkapnya.
Melalui pembiasaan literasi yang dilakukan secara konsisten, MIFABARA terus berkomitmen mencetak generasi yang gemar membaca, gemar belajar, dan siap menghadapi masa depan dengan bekal ilmu pengetahuan yang luas. Sebab, setiap lembar buku yang dibaca hari ini adalah jendela menuju mimpi dan cita-cita di masa depan.(nas)







