Banjarnegara – Suasana khidmat sekaligus meriah mewarnai pembukaan Rapat Pleno Komite MAN 2 Banjarnegara. Grup band Grey Husna tampil memukau dengan membawakan lantunan sholawat bernuansa modern sebagai pembuka acara yang dihadiri oleh jajaran pimpinan madrasah, Komite MAN 2 Banjarnegara, serta ratusan wali murid.
Mengusung konsep perpaduan antara musik rebana dan instrumen band, Grey Husna berhasil menghadirkan penampilan yang harmonis dan penuh semangat. Aransemen sholawat yang dikemas secara modern mampu memikat perhatian para tamu undangan sejak awal acara, sekaligus mencerminkan kreativitas murid dalam mengembangkan seni Islami yang tetap berakar pada nilai-nilai keagamaan.
Grup Grey Husna merupakan salah satu wadah pengembangan bakat seni musik Islami di MAN 2 Banjarnegara yang berada di bawah pembinaan dan pelatihan Awaludin Rachmat. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, para anggota tidak hanya diasah kemampuan bermusiknya, tetapi juga dibimbing untuk menyampaikan syiar Islam melalui karya seni yang kreatif dan inspiratif.
Kepala MAN 2 Banjarnegara, Prihantoro Achmad, menyampaikan apresiasi atas penampilan Grey Husna yang mampu memberikan kesan positif pada pembukaan rapat pleno komite. Menurutnya, madrasah senantiasa memberikan ruang kepada murid untuk mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik sebagai bagian dari pembentukan karakter.
“Penampilan Grey Husna menjadi bukti bahwa murid MAN 2 Banjarnegara memiliki kreativitas yang luar biasa. Melalui seni Islami yang dikemas secara modern, mereka tidak hanya menunjukkan kemampuan bermusik, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan religius yang menyejukkan,” ungkapnya.
Penampilan Grey Husna pun mendapat sambutan hangat dari para wali murid dan tamu undangan. Perpaduan alunan rebana, musik band, dan lantunan sholawat menciptakan suasana yang khusyuk sekaligus penuh semangat, sehingga mampu membuka rangkaian Rapat Pleno Komite MAN 2 Banjarnegara dengan kesan yang berkelas dan berkesan.
Melalui kegiatan ini, MAN 2 Banjarnegara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan bakat murid di bidang seni dan budaya Islami. Penampilan Grey Husna menjadi salah satu wujud nyata bahwa madrasah tidak hanya mencetak generasi yang unggul dalam akademik, tetapi juga kreatif, religius, dan mampu berkontribusi positif di tengah masyarakat. (ron)







