Banjarnegara — Semarak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) melalui berbagai perlombaan yang melibatkan murid kelas 1 dan 2. Kegiatan berlangsung penuh keceriaan dan antusiasme, sekaligus menjadi sarana untuk menanamkan semangat kebersamaan, sportivitas, dan cinta tanah air sejak dini.(18/8)
Murid kelas 1 mengikuti lomba estafet menggunakan kaos kaki. Dalam perlombaan tersebut, murid harus bekerja sama dengan anggota kelompok untuk menyelesaikan tantangan secara bergantian. Keseruan semakin terasa ketika para murid berusaha menyelesaikan perlombaan dengan cepat sambil tetap menjaga kekompakan tim.
Sementara itu, murid kelas 2 mengikuti lomba estafet memindahkan hanger. Permainan sederhana tersebut menjadi semakin menarik karena membutuhkan ketelitian, kecepatan, dan kerja sama antarmurid. Sorak-sorai teman-teman yang menyaksikan turut menambah semarak suasana perlombaan.
Kegiatan lomba Agustusan di MIMAU tidak hanya bertujuan memberikan hiburan bagi murid. Di balik permainan yang menyenangkan, terdapat nilai pendidikan karakter yang dapat ditanamkan kepada anak, seperti kerja sama, disiplin, sportivitas, keberanian, serta kemampuan mengikuti aturan.
Kepala Madrasah MIMAU, Wahyul Khomisah, menyampaikan bahwa kegiatan perlombaan menjadi salah satu cara menyenangkan untuk mengenalkan nilai perjuangan dan kebersamaan kepada murid.
“Melalui lomba-lomba sederhana seperti ini, anak-anak belajar tentang kerja sama, sportivitas, kedisiplinan, dan keberanian. Kami ingin peringatan kemerdekaan menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus memberikan pembelajaran karakter bagi murid,” jelas Wahyul Khomisah.
Utari Kusuma Wardani salah satu guru kelas 2 juga menyampaikan kegembiraannya melihat antusiasme murid selama mengikuti perlombaan.
“Anak-anak sangat antusias mengikuti lomba. Mereka belajar untuk bekerja sama dengan teman, mengikuti aturan, dan menerima hasil perlombaan dengan sportif. Yang paling penting, mereka dapat menikmati suasana kemerdekaan bersama teman-temannya,” ungkap Utari Kusuma Wardani guru kelas 2C.
Keceriaan murid kelas 1 dan 2 dalam mengikuti lomba menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat ditanamkan melalui kegiatan sederhana dan menyenangkan. MIMAU berharap kegiatan seperti ini mampu mempererat kebersamaan sekaligus membentuk karakter murid yang percaya diri, kompak, dan sportif.
Semarak Agustusan di MIMAU pun menjadi momentum untuk terus menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak usia dini. Dengan bermain, bergerak, dan bekerja sama, murid belajar bahwa semangat kemerdekaan bukan hanya tentang perlombaan, tetapi juga tentang kebersamaan dan saling menghargai. (NF)







