Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan, M. Syaiful Abidin, menggelar kegiatan bimbingan dan penyuluhan kepada 20 orang jamaah Majelis Taklim (MT) An-Nur Karangnangka pada Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang bertempat di salah satu ruang kelas Kelompok Bermain (KB) An-Nur Karangnangka ini dihadiri oleh para ibu wali siswa dengan mengangkat tema “Nikmat Terbesar yang Allah Berikan Kepada Bangsa Indonesia.”
Dalam pemaparannya, M. Syaiful Abidin menekankan pentingnya merefleksikan arti kemerdekaan dan keharmonisan berbangsa dari kacamata syariat Islam. Ia mengajak para orang tua untuk senantiasa menanamkan rasa syukur atas kedamaian yang dirasakan bangsa Indonesia saat ini.
“Kemerdekaan adalah rahmat dan nikmat terbesar dari Allah SWT yang wajib kita syukuri. Cara terbaik mensyukurinya adalah dengan menjaga nikmat persatuan di tengah perbedaan. Tanpa adanya persatuan dan rasa persaudaraan, kebebasan yang kita nikmati saat ini tidak akan bisa berjalan secara harmonis dan tenteram,” ujar Syaiful dalam petikan tausiyahnya.
Sementara itu, Ketua MT An-Nur yang sekaligus menjabat sebagai Kepala KB An-Nur Karangnangka, Fitriani Astuti, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran Penyuluh Agama Islam dari KUA Pagentan. Menurutnya, bimbingan ini memberikan wawasan dan kesadaran baru bagi para orang tua murid.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bimbingan penyuluhan dari Pak Syaiful. Materi ini sangat relevan dan membuka mata kita semua, khususnya para ibu sebagai pendidik utama di rumah, untuk terus mengajarkan nilai-nilai kesyukuran, kedamaian, dan persatuan kepada anak-anak sejak dini,” ungkap Fitriani Astuti.
Suasana bimbingan berlangsung secara interaktif dan penuh kehangatan. Para peserta yang mayoritas merupakan wali murid KB An-Nur antusias mengikuti jalannya diskusi hingga akhir acara. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara penyuluh agama, lembaga pendidikan formal/non-formal, dan masyarakat dapat terus terjalin erat demi mewujudkan generasi penerus yang berakhlak mulia dan mencintai tanah air.
(msa/azd)







