Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan, M. Syaiful Abidin, menggelar kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan bersama Majelis Taklim (MT) Qurrota A’yun Nagasari pada Jumat (21/8/2026). Bertempat di salah satu ruang kelas TK PGRI Nagasari, kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh 21 orang jamaah yang merupakan para wali siswa sekolah tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, M. Syaiful Abidin menyampaikan materi penyuluhan bertema “Nikmat Terbesar Bangsa Indonesia”. Ia menggarisbawahi pentingnya kesadaran spiritual dalam memandang perjalanan sejarah dan keberlanjutan bangsa.
Dalam ceramahnya, Syaiful memaparkan dua anugerah utama yang harus senantiasa disyukuri oleh seluruh elemen masyarakat. “Nikmat kemerdekaan dan nikmat persatuan adalah dua nikmat terbesar yang diberikan oleh Allah SWT kepada bangsa Indonesia. Kemerdekaan ini bukan semata-mata hasil perjuangan fisik, melainkan atas rahmat Allah Yang Maha Kuasa. Tugas kita sekarang adalah menjaga persatuan dan kesatuan agar nikmat kemerdekaan ini tetap utuh dan membawa keberkahan bagi generasi penerus,” ungkap Syaiful di hadapan para jamaah.
Ia juga menambahkan bahwa peran orang tua, khususnya para ibu di lingkungan majelis taklim, sangat krusial dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan sejak dini kepada anak-anak di rumah.
Kegiatan bimbingan ini mendapat apresiasi hangat dari pihak pengelola majelis taklim dan lembaga pendidikan setempat. Winarsih, yang akrab dipanggil Asih, selaku Ketua MT Qurrota A’yun sekaligus Kepala TK PGRI Nagasari, menyampaikan rasa terima kasihnya atas pencerahan yang diberikan oleh pihak KUA Pagentan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran Pak Syaiful dari KUA Pagentan. Penyuluhan ini memberikan dorongan semangat dan wawasan baru bagi para wali siswa. Semoga sinergi seperti ini terus berlanjut agar jamaah majelis taklim kami semakin mantap dalam pemahaman agama maupun rasa cinta tanah air,” ujar Asih.
Acara bimbingan dan penyuluhan ini diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan, kedamaian, serta kesejahteraan bangsa Indonesia dan masyarakat Desa Nagasari pada khususnya.
(msa/azd)







