Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit, menggandeng mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ma’arif NU (UMNU) Kebumen dalam kegiatan pemulasaran jenazah pada Senin (24/8/20206).
Memandikan, mengkafani, dan mensalatkan jenazah hukumnya adalah fardhu kifayah sehingga harus ada menguasai, terutama bagi generasi muda untuk menyiapkan generasi yang siap mengabdi.
Kegiatan pelatihan pemulasaran jenazah berlangsung di Balai Nikah KUA Rakit dan diikuti 10 mahasiswa KKN. Hadir sebagai pemateri Penyuluh Agama Islam KUA Rakit, Fatma Kurnianingsih dan Endah Widyawati.
Pelatihan ini dimulai dengan materi teori tentang hukum, adab, dan doa-doa saat memandikan jenazah. Dilanjutkan praktik langsung mulai dari memandikan, mengkafani, hingga tata cara menshalatkan jenazah sesuai tuntunan syariat.
“Kegiatan ini sangat penting. Mahasiswa KKN tidak hanya mengabdi di bidang pendidikan dan sosial, tapi juga harus siap jika suatu saat dibutuhkan masyarakat untuk mengurus jenazah,” jelas Fatma Kurnianingsih.
Endah Widyawati menambahkan, pemulasaran jenazah adalah amal yang pahalanya sangat besar. “Niatkan karena Allah, jaga aurat jenazah, lemah lembut, dan doakan. Ini bentuk penghormatan terakhir kita kepada saudara sesama muslim,” pesannya.
Kepala KUA Rakit, Tabah Agung Sokayani, mengapresiasi penuh kegiatan ini. “Kami sangat mendukung. Sinergi KUA dengan perguruan tinggi seperti UMNU Kebumen ini luar biasa. Mahasiswa dibekali ilmu agama praktis yang dibutuhkan masyarakat di desa. Harapannya setelah KKN selesai, mereka bisa menjadi penyuluh dan penggerak di masyarakat masing-masing,” ujarnya.
Mahasiswa UMNU Kebumen, mengaku mendapat pengalaman baru. “Jujur awalnya takut. Tapi setelah dijelaskan dan dipraktikkan Endah dan Fatma jadi lebih paham. Ternyata mulia sekali mengurus jenazah. Ini bekal yang sangat bermanfaat untuk kami di masyarakat nanti” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan tanya jawab dan doa bersama. Diharapkan 10 mahasiswa KKN UMNU Kebumen yang mengikuti pelatihan ini dapat menularkan ilmunya dan siap menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat saat berduka.
(n/azd)







