Banjarnegara – Kebersamaan di kelas 5C MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) terus dibangun melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan. Tidak hanya dalam kegiatan pembelajaran, kedekatan antara wali kelas dan murid juga tumbuh melalui kegiatan foto bersama dan pembuatan konten kelas ceria. (29/8)
Kegiatan tersebut menjadi momen sederhana yang menghadirkan suasana berbeda di tengah rutinitas belajar. Murid-murid 5C tampak antusias mengikuti arahan wali kelas untuk menentukan gaya, ekspresi, hingga konsep foto yang akan dibuat. Canda, tawa, dan berbagai ekspresi spontan membuat suasana kelas semakin hangat dan penuh keceriaan.
Bagi kelas 5C, foto bersama bukan sekadar menghasilkan dokumentasi. Di balik setiap jepretan kamera, terdapat proses membangun chemistry, rasa nyaman, komunikasi, dan kedekatan emosional antara wali kelas dan murid. Wali kelas berusaha hadir tidak hanya sebagai pendamping dalam pembelajaran, tetapi juga sebagai sosok yang dapat diajak berbagi cerita, bercanda, dan menciptakan kenangan bersama.
Pembuatan konten kelas ceria juga memberikan ruang bagi siswa untuk menunjukkan kreativitas dan keberanian mereka. Ada yang tampil percaya diri di depan kamera, ada yang membantu menentukan konsep, ada pula yang ikut memberikan ide-ide unik. Setiap anak mendapatkan kesempatan untuk berkontribusi sesuai dengan karakter dan kemampuannya.
Kegiatan ini sejalan dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang menempatkan hubungan positif dan penghargaan terhadap peserta didik sebagai bagian penting dalam proses pendidikan. Ketika anak merasa diterima, dihargai, dan nyaman bersama gurunya, suasana belajar pun diharapkan menjadi lebih positif.
Wali kelas 5C menyampaikan bahwa membangun kedekatan dengan siswa tidak selalu harus melalui kegiatan besar. Hal-hal sederhana seperti berbincang, bercanda, berfoto, dan membuat konten bersama justru dapat menjadi ruang untuk mengenal karakter anak lebih dekat.
“Anak-anak tidak hanya membutuhkan guru yang mengajarkan materi, tetapi juga guru yang mau hadir, mendengarkan, dan menciptakan suasana nyaman bersama mereka. Dari kebersamaan sederhana seperti ini, kami ingin membangun kelas yang hangat, kompak, dan penuh cerita,” ungkap wali kelas 5C.
Melalui kebersamaan, komunikasi, dan kreativitas, kelas 5C terus berproses menjadi ruang belajar yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga menumbuhkan rasa saling menyayangi, menghargai, percaya, dan bahagia tumbuh bersama. (nas)







