Rumah Tangga Beda, Keuangan Tertata: Meneladani Nabi SAW dalam Mengelola Cinta dan Aset Keluarga

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan, M. Syaiful Abidin, menggelar kegiatan bimbingan penyuluhan keagamaan bagi kelompok Program Keluarga Harapan (PKH) Dusun Tegaljeruk, Desa Tegaljeruk, pada Kamis (3/9/2026). Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini bertempat di kediaman Ibu Roliyah, salah satu anggota PKH di RT 03 RW 02 Dusun Tegaljeruk, serta dihadiri oleh 26 anggota kelompok PKH.

Mengangkat tema “Rumah Tangga Beda, Keuangan Tertata: Meneladani Nabi SAW dalam Mengelola Cinta dan Aset Keluarga”, penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam mengenai pentingnya manajemen keuangan berbasis syariat Islam dalam memperkokoh ketahanan keluarga.

Dalam pemaparannya, M. Syaiful Abidin menekankan bahwa pengelolaan keuangan rumah tangga bukan sekadar urusan angka matematis, melainkan bagian dari ibadah dan landasan keharmonisan keluarga sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

“Rasulullah SAW memberikan teladan terbaik bagaimana mengintegrasikan kasih sayang dan keterbukaan finansial. Keuangan yang dikelola dengan jujur, transparan, serta diiringi rasa syukur akan mendatangkan keberkahan, sekalipun pendapatan setiap keluarga berbeda-beda. Ketika cinta dan aset ditata sesuai ajaran Nabi, konflik finansial dalam rumah tangga dapat diminimalisir,” ujar Syaiful di hadapan para peserta.

Acara ini juga didampingi langsung oleh Pendamping PKH Desa Tegaljeruk, Niken Saraswati. Ia mengapresiasi kolaborasi dengan KUA Pagentan dalam memberikan edukasi yang sangat relevan dengan kebutuhan para penerima manfaat PKH.

“Penyuluhan ini memberikan sudut pandang baru bagi para anggota PKH. Kami sangat berterima kasih kepada KUA Pagentan, khususnya Pak Syaiful. Materi ini tidak hanya mendidik ibu-ibu untuk lebih bijak mengelola bantuan dan keuangan keluarga, tetapi juga memperkuat ikatan spiritual dalam rumah tangga mereka,” ungkap Niken Saraswati.

Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya bimbingan dan aktif berdiskusi seputar permasalahan ekonomi keluarga sehari-hari. Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota kelompok PKH Dusun Tegaljeruk mampu menerapkan prinsip-prinsip finansial islami sehingga terwujud keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, sekaligus mandiri secara ekonomi. 

(msa/azd)