Banjarnegara — MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) melaksanakan Upacara Pelantikan Pengurus Organisasi Murid Intra Madrasah (OMIMA) Masa Bakti 2026/2027. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat sebagai momentum pengukuhan kepengurusan sekaligus menanamkan nilai kepemimpinan, tanggung jawab, kedisiplinan, dan keteladanan kepada para murid.(1/9)
Upacara diawali dengan persiapan barisan, masuknya pemimpin upacara, penghormatan, serta laporan pemimpin barisan. Setelah Pembina Upacara memasuki lapangan, rangkaian dilanjutkan dengan penghormatan dan laporan bahwa upacara siap dimulai.
Prosesi kemudian berlangsung dengan pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, serta Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Rangkaian tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sikap cinta tanah air dan memperkuat karakter kebangsaan murid.
Memasuki inti kegiatan, petugas membacakan Surat Keputusan Kepala Madrasah tentang Pengangkatan Pengurus OMIMA Masa Bakti 2026/2027. Para pengurus yang akan dilantik kemudian maju menempati tempat yang telah ditentukan.
Suasana semakin khidmat ketika para pengurus mengucapkan ikrar atau janji pengurus OMIMA yang dipimpin oleh Pembina Upacara dan diikuti seluruh pengurus yang dilantik. Setelah itu, Kepala Madrasah selaku Pembina Upacara melaksanakan prosesi pelantikan dan pengukuhan pengurus OMIMA.
Sebagai simbol tanggung jawab kepengurusan, dilakukan pula penyematan atribut berupa rompi OMIMA secara simbolis kepada Ketua OMIMA. Prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Pelantikan sebagai bentuk pengesahan dan dokumentasi resmi atas pelantikan kepengurusan OMIMA masa bakti 2026/2027.
Kepala MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo, Wahyul Khomisah, menyampaikan bahwa pelantikan OMIMA bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi awal bagi para pengurus untuk belajar menjalankan amanah dan memberikan contoh yang baik bagi murid lainnya.
“Menjadi pengurus OMIMA adalah sebuah amanah. Kami berharap anak-anak mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan menjadi teladan bagi teman-temannya. Kepemimpinan itu tidak hanya tentang menjadi yang terdepan, tetapi juga tentang mampu melayani, bekerja sama, dan memberikan manfaat,” ujar Wahyul Khomisah.
Sementara itu, Nuri Fatimah selaku pembina sekaligus koordinator bidang kesiswaan MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo menegaskan bahwa keberadaan OMIMA menjadi salah satu sarana penting untuk memberikan ruang kepada murid dalam belajar berorganisasi sejak dini.
“Melalui OMIMA, anak-anak belajar banyak hal yang tidak hanya diperoleh dari pembelajaran di kelas. Mereka belajar berkomunikasi, bekerja sama, mengambil keputusan, bertanggung jawab terhadap tugas, serta belajar menghargai pendapat orang lain. Kami akan mendampingi mereka agar kepengurusan ini dapat menjadi pengalaman yang bermakna sekaligus membentuk karakter kepemimpinan yang baik,” ungkap Nuri Fatimah.
Menurutnya, pengurus OMIMA diharapkan tidak hanya aktif dalam menjalankan program, tetapi juga mampu menjadi penggerak budaya positif di lingkungan madrasah. Sikap disiplin, peduli, santun, bertanggung jawab, dan mampu menjadi contoh bagi teman-temannya menjadi bagian penting yang perlu terus dibangun.
Setelah prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan amanat Pembina Upacara, menyanyikan Mars MI dan lagu Bagimu Negeri, serta pembacaan doa. Upacara kemudian ditutup dengan laporan pemimpin upacara, penghormatan kepada Pembina Upacara, dan pembubaran barisan.
Pelantikan Pengurus OMIMA Masa Bakti 2026/2027 menjadi langkah awal bagi para murid terpilih untuk belajar menjadi pemimpin yang amanah. Dari lingkungan madrasah, mereka dipersiapkan untuk berani mengambil tanggung jawab, mampu bekerja sama, serta menghadirkan berbagai kegiatan positif yang mendukung terwujudnya madrasah yang berkarakter, berprestasi, dan berakhlak mulia. (NF)







