Jangan Biarkan Teknologi Merebut Kehangatan Rumah, Penghulu KUA Kalibening Ajak Calon Pengantin Bangun Waktu Berkualitas

Banjarnegara (Humas) – Kehadiran teknologi digital membawa banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi penggunaannya juga perlu dikelola agar tidak mengurangi kedekatan antaranggota keluarga. Hal tersebut disampaikan Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kalibening, Wahid Hakim Azzaky, saat melaksanakan pemeriksaan berkas calon pengantin sekaligus memberikan bimbingan perkawinan, Selasa (8/9/2026).

Dalam bimbingan tersebut, Wahid menyampaikan materi tentang mewujudkan ketahanan keluarga di era digital dengan membangun waktu berkualitas tanpa gangguan teknologi. Materi ini menjadi bagian dari persiapan calon pengantin agar memiliki kesadaran untuk menjaga hubungan dan komunikasi setelah memasuki kehidupan rumah tangga.

Menurut Wahid, teknologi seharusnya menjadi sarana yang membantu kehidupan keluarga, bukan justru menjadi penghalang komunikasi antara suami dan istri. Kesibukan dengan telepon genggam, media sosial, maupun berbagai aktivitas digital dapat membuat anggota keluarga berada dalam satu ruangan, tetapi tidak benar-benar menghadirkan perhatian satu sama lain.

“Ketika sudah berkeluarga, penting untuk menyediakan waktu khusus bersama tanpa gangguan teknologi. Letakkan telepon sejenak, kemudian gunakan waktu tersebut untuk berbicara, saling mendengarkan, dan memahami kondisi pasangan,” ungkap Wahid.

Ia menjelaskan, waktu berkualitas tidak harus selalu diwujudkan melalui kegiatan yang mahal atau rumit. Hal sederhana seperti makan bersama, berbincang setelah beraktivitas, atau saling mendengarkan cerita dapat menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan pasangan.

Bimbingan tersebut diharapkan memberikan bekal kepada calon pengantin agar mampu membangun kebiasaan positif sejak awal pernikahan. Ketahanan keluarga tidak hanya dibangun melalui pemenuhan kebutuhan ekonomi, tetapi juga melalui komunikasi, perhatian, dan kehadiran emosional antarpasangan.

Melalui pembekalan ini, KUA Kalibening mendorong calon pengantin agar mampu menggunakan teknologi secara bijak dan tetap menyediakan ruang bagi keluarga untuk tumbuh bersama. Dengan waktu berkualitas yang terjaga, diharapkan keharmonisan dan ketahanan keluarga dapat semakin kuat menuju terwujudnya keluarga sakinah. 

(wha/azd)