KUA Pagentan Rangkul KPM PKH Desa Kasmaran: Dorong Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Keluarga Berbasis Nilai Islam

Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan terus mengoptimalkan sinergi lintas sektor guna memberikan pembinaan mental, spiritual, dan sosial bagi masyarakat. Langkah nyata ini kembali ditunjukkan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Pagentan, Alfiana Nurhidayah, yang memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada para Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) Desa Kasmaran pada Rabu (9/9/2026) pukul 09.00 WIB.

Mengangkat tema yang sarat motivasi, “Mengubah Tantangan Menjadi Peluang: Membangun Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Keluarga Berbasis Nilai-Nilai Islam”, kegiatan ini berlangsung penuh kehangatan di ruang pertemuan warga Desa Kasmaran.

Dalam pemaparannya, Alfiana Nurhidayah mengajak para anggota KPM PKH untuk tidak hanya memandang bantuan sosial sebagai penopang kebutuhan sehari-hari, tetapi juga sebagai batu loncatan untuk bangkit secara ekonomi dan spiritual. Menurutnya, etos kerja keras yang diiringi dengan kejujuran, rasa syukur, dan manajemen keuangan yang syar’i merupakan pondasi utama menuju kemandirian keluarga.

“Bantuan sosial adalah jembatan, namun tekad dan ikhtiar kita sendirilah yang menentukan masa depan keluarga. Islam mengajarkan kita untuk selalu berusaha, pantang menyerah, dan mengelola setiap rezeki dengan penuh rasa syukur serta keberkahan,” tegas Alfiana Nurhidayah di hadapan puluhan peserta yang hadir.

Kegiatan kolaboratif ini turut dihadiri dan didampingi langsung oleh Pendamping PKH Desa Kasmaran, Noviatun Salamah. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif KUA Pagentan yang bersedia hadir memberikan pencerahan rohani bagi warga binaannya.

“Sinergi bersama KUA Pagentan, khususnya Ibu Alfiana, memberikan warna baru dalam Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2). Pembekalan spiritual dan motivasi ekonomi seperti ini sangat efektif membakar semangat ibu-ibu KPM PKH agar semakin mandiri dan optimis,” tutur Noviatun Salamah.

Sesi penyuluhan diisi dengan diskusi interaktif, berbagi pengalaman seputar pengelolaan usaha mikro rumah tangga, hingga tips menjaga keharmonisan komunikasi keluarga di tengah keterbatasan ekonomi. Melalui penyuluhan ini, KUA Pagentan dan tim PKH berharap para KPM PKH Desa Kasmaran mampu mewujudkan keluarga yang sejahtera, mandiri secara finansial, serta tangguh secara keimanan.

(an/azd)