“Bantuan Tepat Sasaran, Keluarga Sejahtera” Penyuluh Agama Islam KUA Rakit, Endah Widyawati Bekali 25 Anggota PKH Adipasir

Banjarnegara (Humas) – Bantuan dari pemerintah akan bernilai besar jika digunakan dengan tepat. Sebaliknya, jika digunakan sembarangan, bantuan akan cepat habis tanpa memberikan dampak apa-apa.

Kesadaran itu disampaikan Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit, Endah Widyawati, dalam kegiatan penyuluhan di PKH Kelompok 1 Desa Adipasir yang didampingi Atikah Dyah Retnawati pada Selasa (8/9/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan setiap sebulan sekali di Desa Adipasir RT 05 RW 01 dihadiri 25 anggota ibu-ibu penerima manfaat. Kali ini Endah  mengangkat tema “Manfaatkan Bantuan dengan Tepat”, Endah mengajak peserta untuk menjadi pengelola keuangan keluarga yang cerdas dan amanah.

“Bantuan PKH ini titipan dari negara untuk kita. Tujuannya jelas, yaitu membantu pemenuhan kebutuhan dasar, kesehatan, dan pendidikan. Maka kita harus memanfaatkannya sesuai tujuan tersebut,” tegas Endah.

Ia membagikan 3 prinsip tepat dalam memanfaatkan bantuan. Pertama, tepat sasaran. “Dahulukan untuk kebutuhan pokok: beras, lauk bergizi, susu anak, dan obat-obatan. Kemudian untuk biaya sekolah anak seperti buku, seragam, dan SPP. Jangan digunakan untuk hal yang tidak mendesak.” Jelasnya.

Kedua, tepat waktu. “Buat perencanaan di awal saat bantuan cair. Pisahkan untuk kebutuhan sebulan. Sisihkan untuk tabungan atau modal usaha kecil. Jangan sampai di minggu pertama sudah habis.” Tegasnya.

Ketiga, tepat manfaat. “Gunakan bantuan untuk sesuatu yang produktif. Misalnya untuk jualan kecil, ternak, atau menambah keterampilan. Dengan begitu bantuan tidak hanya habis dikonsumsi, tapi bisa memutar ekonomi keluarga.” Terangnya.

Endah juga mengingatkan agar tidak gengsi menerima bantuan dan tidak malu berusaha. “Terima dengan syukur, kelola dengan ikhtiar. Ingat, tujuan akhir PKH adalah membuat keluarga mandiri. Bantuan ini jembatan, bukan tujuan.” Tambahnya.

Pendamping PKH, Atikah Dyah Retnawati, mengapresiasi kegiatan tersebut. “Kami berharap setelah penyuluhan ini, ibu-ibu semakin paham cara mengatur bantuan. Kalau dikelola dengan baik, insya Allah ekonomi keluarga akan lebih stabil.” Ucapnya.

Kegiatan ditutup dengan diskusi dan doa bersama. Diharapkan 25 anggota PKH Kelompok 1 Desa Adipasir RT 05 RW 01 dapat memanfaatkan setiap bantuan dengan tepat, sehingga menjadi berkah dan membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan keluarga. 

(n/azd)