Banjarnegara (Humas) – Pernikahan adalah ibadah terpanjang dan amanah besar. Untuk itu setiap calon pengantin perlu pembekalan agar siap membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
Hal tersebut disampaikan Penghulu Kantor Urusan Agama Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit, Ananda Rizki Setiawan, dalam kegiatan penasehatan perkawinan pada Rabu (9/9/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh Calon Pengantin laki-laki bernama Anggi, 25 tahun, beralamat di Batam dan calon pengantin perempuan Chafidotul, 27 tahun, beralamat di Adipasir RT 05 RW 03. Rencananya akad nikah akan dilangsungkan pada (14/9/2026).
Dalam penasehatan, Ananda Rizki menekankan bahwa menikah bukan hanya tentang pesta dan administrasi. “Pernikahan adalah menyatukan dua keluarga, dua karakter, dan dua tanggung jawab. Komunikasilah yang menjadi kunci utama. Terbuka, jujur, dan saling menghargai,” ujarnya.
Ia mengingatkan 3 bekal penting bagi pasangan. Pertama, bekal agama. “Jadikan salat berjamaah sebagai fondasi rumah tangga. Suami jadi imam, istri jadi makmum. Jika Allah menjadi pusat keluarga, maka masalah apapun akan mudah diselesaikan bersama.” Jelasnya.
Kedua, bekal ekonomi. “Diskusikan keuangan sejak awal. Buat perencanaan. Anggi yang bekerja di Batam dan Chafidotul di Adipasir harus punya komitmen dalam mengatur pemasukan dan pengeluaran. Hindari hidup melebihi kemampuan.” Terangnya.
Ketiga, bekal komunikasi dan manajemen konflik. “Perbedaan pasti ada. Saat marah, tahan lisan. Saat ada masalah, selesaikan berdua jangan libatkan orang ketiga. Saling memaafkan dan mengalah demi keutuhan keluarga.” Tegasnya.
Ananda Rizki juga berpesan agar pasangan saling mendukung cita-cita. “Jarak bukan penghalang jika niatnya ibadah. Saling percaya, saling mendoakan, dan rencanakan pertemuan rutin agar komunikasi tetap terjaga.” Tambahnya.
Calon pengantin pria, Anggi, mengaku mendapat banyak ilmu baru. “Saya jadi lebih paham tanggung jawab sebagai kepala rumah tangga. Insya Allah siap lahir batin membimbing istri.”
Ucapnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama. Diharapkan dengan pembekalan ini, Anggi dan Chafidotul dapat menjalani bahtera rumah tangga dengan penuh tanggung jawab, cinta, dan rida Allah SWT.
(n/azd)







