Murid Matsamara Sabet Emas dan Perunggu OSKANU 2026 Tingkat Provinsi

Banjarnegara – Kabar membanggakan kembali datang dari murid MTs Ma’arif Mandiraja (Matsamara) setelah mengikuti ajang Olimpiade Sains dan Ke-NU-an (OSKANU) ke-4 tingkat Provinsi yang diadakan oleh Lembaga Pendidikan PWNU Jawa Tengah pada tanggal 9 September 2026 secara daring di Madrasah masing-masing. Matsamara mengikutkan 8 anak untuk mengikuti lomba tersebut dalam empat mata pelajaran (mapel). Dua murid dari delapan peserta berhasil meraih medali emas pada mapel IPS dan meraih perunggu pada mapel IPA. (10/09/2026)

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum Ibu Nely Sofia Rahma, S.Pd sekaligus pembimbing lomba mengatakan, kami menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang setinggi-tingginya atas perjuangan, kerja keras, dan semangat yang telah ditunjukkan oleh semua peserta baik yang meraih medali ataupun tidak.

“Alhamdulillah dua diantara yang lain dapat meraih medali emas pada mapel IPS yaitu ananda Arsyad Rafa Akbar Setiono kelas IX A dan meraih medali perunggu pada mapel IPA yaitu ananda Muizzatul Millah kelas IX E. Prestasi ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengharumkan nama Madrasah, ungkap Ibu Nely.

Beliau berharap, “Semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi Ananda Arsyad dan Muizzatul untuk terus belajar, berlatih, dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Untuk seluruh murid, jadikan keberhasilan ini sebagai inspirasi bahwa kerja keras, kedisiplinan, dan keberanian untuk mencoba akan membawa kita menuju kesuksesan.”

Arsyad Rafa Akbar Setiono mengatakan, Alhamdulillah saya sangat bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat, kemudahan, dan kesempatan yang diberikan sehingga saya dapat meraih medali emas dalam OSKANU bidang IPS ini. Bagi saya, prestasi ini bukan sekadar penghargaan, tetapi merupakan hasil dari proses belajar, latihan, kerja keras, doa, dan dukungan dari banyak pihak.

“Mengikuti OSKANU menjadi pengalaman yang sangat berharga. Selama persiapan, saya belajar memahami materi, berlatih mengerjakan soal, serta mengevaluasi kesalahan. Meskipun terkadang merasa lelah dan menghadapi materi yang sulit, saya belajar bahwa prestasi membutuhkan ketekunan, kesabaran, dan kemauan untuk terus mencoba,” ucapnya.

“Saya berharap medali emas ini tidak membuat saya cepat puas, tetapi menjadi motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan, khususnya dalam bidang IPS. Saya ingin menjadikan pengalaman ini sebagai langkah awal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi dan membanggakan orang tua, guru, serta Madrasah,” tambah Arsyad.

Sementara itu Muizzatul Millah mengatakan, Alhamdulillah bisa meraih medali perunggu di OSKANU ini tentunya sesuatu yang mengejutkan dari 2700 murid tingkat Madrasah yang mengikutinya. Semoga dengan ini saya dan teman-teman dapat kembali mengharumkan nama Madrasah tercinta kami, mengukir kenangan indah yang sekaligus menjadi bekal untuk masa depan kami.

“Semoga Matsamara semakin jaya dan semakin mendunia, semoga saya dan teman-teman semua dapat menjadi generasi yang diharapkan oleh negara dan bangsa,” tegasnya.

Ia berharap, “Semoga adik-adik kelas yang kelak akan mengikuti OSKANU dapat belajar dengan sungguh-sungguh dan mengukir prestasi pada OSKANU berikutnya. Yang terpenting dalam mengikuti perlombaan bukanlah perihal kalah ataupun menang, tetapi perihal kita belajar dan mencari pengalaman.

Banjarnegara, 10 September 2026

Jihadul Majid, M.Pd                                                                                                

Kontributor