Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kalibening, Ari Nurhidayah, memberikan penyuluhan kepada para santri TPQ An-Nur Desa Karanganyar, Jumat (11/9). Dalam kegiatan tersebut, Ari mengangkat tema “Asmaul Husna” sebagai bagian dari upaya mengenalkan dan menanamkan nilai-nilai keimanan kepada anak-anak sejak usia dini.
Asmaul Husna yang berarti nama-nama Allah yang indah menjadi salah satu materi penting dalam pembelajaran keagamaan. Melalui pengenalan terhadap nama dan sifat-sifat Allah, para santri diajak untuk semakin mengenal Tuhannya sekaligus memahami bahwa setiap nama Allah memiliki makna dan pelajaran yang dapat diterapkan dalam kehidupan.
Dalam penyampaiannya, Ari mengajak para santri untuk tidak sekadar menghafalkan Asmaul Husna, tetapi juga berusaha memahami dan mengamalkan nilai yang terkandung di dalamnya. Dengan begitu, pembelajaran agama tidak berhenti pada hafalan, melainkan dapat membentuk sikap dan perilaku dalam keseharian.
“Anak-anak perlu dikenalkan dengan Asmaul Husna sejak dini. Ketika mereka mengenal nama-nama Allah, diharapkan tumbuh rasa cinta kepada Allah dan kesadaran untuk selalu berbuat baik,” jelas Ari.
Suasana penyuluhan berlangsung dengan penuh perhatian. Para santri mengikuti materi yang disampaikan dan mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat Asmaul Husna sebagai bagian dari pembentukan karakter Islami.
Menurut Ari, pembelajaran keagamaan pada usia anak merupakan investasi penting bagi masa depan. Lingkungan keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat memiliki peran bersama dalam memberikan pendampingan agar anak tumbuh dengan bekal iman dan akhlak yang baik.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan positif bagi para santri untuk senantiasa mengingat Allah, mencintai ajaran-Nya, serta menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
(wha/azd)







