Jangan Ajari Anak Hanya Pandai, Penyuluh KUA Kalibening Kenalkan Hikmah Kisah Si Kancil

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kalibening, Laeli Maria Ulfah, memberikan penyuluhan kepada para siswa SD Bustanul Athfal Desa Kalibening, Senin (14/9). Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan materi tentang hikmah kisah Si Kancil yang dikemas dengan pendekatan sederhana dan dekat dengan dunia anak-anak.

Kisah Si Kancil selama ini dikenal sebagai cerita yang menarik bagi anak karena menghadirkan tokoh dengan berbagai kecerdikan dalam menghadapi persoalan. Namun, di balik cerita tersebut terdapat pesan yang dapat digunakan untuk mengajak anak memahami pentingnya bersikap bijak, jujur, serta tidak menggunakan kecerdikan untuk merugikan orang lain.

Laeli Maria Ulfah mengajak para siswa untuk tidak hanya menikmati sebuah cerita dari sisi hiburannya. Menurutnya, setiap cerita dapat menjadi sarana belajar apabila anak mampu mengambil pesan baik yang terkandung di dalamnya.

“Anak-anak dapat belajar banyak hal melalui cerita. Yang terpenting bukan hanya mengetahui siapa yang cerdik atau siapa yang menang, tetapi memahami mana sikap yang baik untuk diteladani dan mana perilaku yang sebaiknya dihindari,” ungkap Laeli.

Suasana penyuluhan dibuat interaktif agar para siswa lebih mudah memahami materi. Cerita tentang Si Kancil menjadi pintu masuk bagi penyuluh untuk mengajak anak mengenali nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari, seperti berkata jujur, menghargai teman, tidak mengambil hak orang lain, serta berani bertanggung jawab atas perbuatannya.

Melalui kegiatan tersebut, Laeli berharap anak-anak semakin terbiasa mengambil pelajaran dari setiap pengalaman dan cerita yang mereka dengarkan. Pendidikan agama pun tidak selalu harus disampaikan dengan cara yang serius, tetapi dapat hadir melalui cerita sederhana yang menyenangkan dan mudah dipahami.

Kegiatan penyuluhan ini menjadi salah satu upaya KUA Kalibening dalam mendekatkan nilai-nilai keagamaan kepada anak sejak dini melalui metode yang sesuai dengan usia dan keseharian mereka. 

(WHA/azd)