Tingkatkan Kompetensi, Tiga Guru MIFABARA Ikuti Workshop Penyusunan Naskah di Surya Yudha Banjarnegara

Banjarnegara – Semangat meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran terus ditunjukkan oleh guru MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA). Sebanyak tiga guru MIFABARA mengikuti Workshop Penyusunan Naskah yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) dan Kelompok Kerja Guru (KKG) Kabupaten Banjarnegara.(21/9)

Kegiatan berlangsung di Surya Room Banjarnegara dan menjadi ruang belajar bersama bagi para guru madrasah untuk meningkatkan kemampuan dalam menyusun naskah asesmen yang berkualitas, terarah, serta sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Keikutsertaan tiga guru MIFABARA dalam workshop tersebut menjadi bagian dari komitmen madrasah untuk terus mengembangkan profesionalisme pendidik. Guru tidak hanya dituntut mampu menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga perlu memiliki keterampilan dalam merancang asesmen yang mampu mengukur kemampuan peserta didik secara tepat.

Dalam workshop, peserta mendapatkan kesempatan untuk memperdalam berbagai aspek penyusunan naskah, mulai dari memahami tujuan asesmen, menyusun kisi-kisi, menentukan indikator, hingga mengembangkan butir soal yang sesuai dengan kompetensi yang hendak diukur.

Bagi guru MIFABARA, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk bertukar pengalaman dengan para pendidik dari madrasah lain di Kabupaten Banjarnegara. Kolaborasi dan diskusi antarguru diharapkan dapat memperkaya wawasan sekaligus melahirkan praktik-praktik baik dalam penyusunan asesmen.

Kepala MI Al Fatah Parakancanggah, Durotun Nafisah, mengapresiasi keikutsertaan para guru dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi guru merupakan bagian penting dalam menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas.

“Alhamdulillah, kami sangat mendukung guru-guru MIFABARA untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensinya. Workshop seperti ini menjadi kesempatan yang baik untuk menambah wawasan, berdiskusi, dan menghasilkan naskah asesmen yang lebih berkualitas. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi peserta didik,” ungkapnya.

Workshop penyusunan naskah ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kualitas pendidikan berawal dari kemauan pendidiknya untuk terus belajar. Mengajar dengan ilmu, mengembangkan diri dengan belajar, dan menghadirkan asesmen yang bermakna bagi peserta didik menjadi bagian dari ikhtiar MIFABARA untuk terus bertumbuh.

Melalui kegiatan tersebut, tiga guru MIFABARA diharapkan dapat membawa pulang pengalaman dan wawasan baru untuk dibagikan kepada rekan-rekan guru lainnya, sehingga semangat belajar dan peningkatan kompetensi dapat tumbuh bersama di lingkungan madrasah.(nas)