Banjarnegara (Humas) – Komitmen Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rakit dalam menguatkan ekonomi umat terus dibuktikan. Pendamping Ekonomi Umat KUA Rakit yang dikoordinir Penyuluh Agama Islam, Fatma Kurnianingsih, melaksanakan pertemuan koordinasi dan pendampingan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat, Senin (28/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00 hingga 15.00 WIB tersebut bertempat di rumah Yayah Ratnasari. Pertemuan ini merupakan agenda rutin pendampingan terhadap para Penerima Manfaat Zakat Produktif Baznas RI.
Ada momen istimewa dalam pendampingan kali ini. Tim Pendamping Ekonomi Umat KUA Rakit mentasyarufkan infaq pengembangan kepada satu mustahik baru, yakni Dian Puji Purwanti, warga Desa Gelang, Kecamatan Rakit. Perempuan tangguh yang berprofesi sebagai penjahit rumahan ini dinilai memiliki semangat wirausaha yang tinggi.
Rencana bantuan yang akan diberikan berupa mesin obras, alat bungkus kain press, serta beberapa peralatan pendukung usaha jahit lainnya. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, kerapian hasil jahitan, dan memperluas pangsa pasar.
Dengan masuknya Dian Puji Purwanti, total penerima manfaat yang didampingi KUA Rakit kini berjumlah 12 orang, melampaui target awal yang hanya 10 orang. Capaian ini menjadi bukti bahwa program zakat produktif mendapat sambutan positif dan dikelola secara amanah. “Saya berterima kasih sekali dengan bantuan ini, semoga bermanfaat dan bisa menambah modal usaha kami” ujar Dian Puji.
Pendampingan kali ini mengusung tema penuh motivasi, “Bangkit Melebihi Burung Terbang”. Tema ini sengaja dipilih untuk menguatkan ikhtiar para mustahik agar tidak sekadar memenuhi kebutuhan harian, tetapi berani bermimpi besar dan terbang tinggi.
Menurut Fatma Kurnianingsih, filosofi burung terbang mengandung makna kerja keras, kesabaran, dan visi yang jauh.
“Burung terbang karena mengepakkan sayapnya tanpa henti. Begitu pula mustahik, harus terus berikhtiar, berdoa, dan berinovasi. Kami tidak hanya memberi bantuan alat, tapi mendampingi agar usahanya berkelanjutan dan naik kelas dari mustahik menjadi muzaki,” tegasnya.
Para penerima manfaat tampak antusias dan berkomitmen untuk mengembangkan usaha dengan lebih profesional.
Diharapkan melalui program berkelanjutan,para mustahik binaan KUA Rakit dapat naik kelas menjadi muzaki di masa mendatang.
(SN/azd)







