Harmoni Rebana MIFABARA Menggema di Aula Kemenag, Raih Juara 1 Porseni Banjarnegara

Banjarnegara – Irama rebana dan lantunan shalawat mengantarkan MIFABARA kembali meraih prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Kabupaten Banjarnegara. Tampil penuh semangat dan kekompakan, tim rebana MIFABARA berhasil meraih Juara 1.(30/9)

Perlombaan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara tersebut menjadi panggung bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan seni musik Islami. Di tengah suasana kompetisi, tim rebana MIFABARA tampil dengan harmonisasi musik, lantunan shalawat, serta kekompakan antarpemain.

Bukan sekadar memainkan alat musik, penampilan rebana membutuhkan keselarasan antara irama, vokal, ketukan, ekspresi, dan kekompakan seluruh anggota. Setiap bagian harus dimainkan dengan tepat agar menghasilkan pertunjukan yang utuh dan enak didengar.

Semangat tersebut terlihat dalam penampilan tim MIFABARA. Dengan persiapan dan latihan yang dilakukan sebelumnya, mereka mampu tampil maksimal hingga akhirnya berhasil meraih Juara 1 Rebana Porseni Kabupaten Banjarnegara.

Keberhasilan tersebut menjadi tambahan prestasi yang membanggakan bagi MIFABARA dalam rangkaian Porseni Kabupaten Banjarnegara. Setelah sebelumnya menorehkan prestasi melalui berbagai cabang, kali ini seni musik Islami kembali membawa nama MIFABARA ke podium juara.

Tidak hanya membawa pulang gelar juara, ada momen berkesan yang turut melengkapi perjalanan tim rebana MIFABARA. Usai perlombaan, para peserta berkesempatan berfoto bersama Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara di lokasi kegiatan.

Momen tersebut menjadi kenangan tersendiri bagi para murid. Dengan senyum penuh kebanggaan, mereka mengabadikan kebersamaan setelah menyelesaikan penampilan terbaiknya dalam ajang Porseni.

Prestasi ini bukan hanya tentang menjadi juara. Lebih dari itu, seni rebana menjadi ruang bagi peserta didik untuk menumbuhkan kecintaan terhadap seni Islami, membangun kekompakan, melatih kedisiplinan, serta menanamkan nilai-nilai religius melalui lantunan shalawat.

Kepala MIFABARA menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota tim rebana dan para pembimbing.

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas prestasi yang diraih tim rebana MIFABARA. Terima kasih kepada anak-anak yang sudah berlatih dan tampil dengan penuh semangat. Semoga prestasi ini semakin menumbuhkan kecintaan mereka terhadap seni Islami dan menjadi pengalaman berharga untuk terus berprestasi,” ungkapnya.

Dari lantunan shalawat, lahir harmoni. Dari kekompakan, lahir prestasi. Dan dari panggung Porseni, MIFABARA kembali menunjukkan bahwa seni dan nilai-nilai keislaman dapat berjalan beriringan untuk melahirkan generasi yang berprestasi dan islami.(nas)