Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit, Fatma Kurnianingsih, bersinergi dengan Pendamping Sosial Program Keluarga Harapan (PKH), Lukitasari Winastuti, melaksanakan kegiatan penyuluhan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH Pingit 2B, Desa Pingit, RW 02, Senin (19/10/2026) pukul 08.00 hingga 09.00 WIB.
Kegiatan yang dipusatkan di rumah salah satu warga tersebut mengangkat tema yang menyentuh hati, yakni “Saat Hidup Terasa Berat, Disitulah Allah Sedang Menguatkanmu”. Tema ini dipilih untuk memberikan penguatan mental dan spiritual kepada para KPM yang sebagian besar adalah ibu rumah tangga dengan tantangan ekonomi dan sosial yang tidak ringan.
Dalam paparannya, Fatma Kurnianingsih menyampaikan empat kunci utama untuk menemukan kekuatan hidup saat berada dalam kesulitan. Pertama, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sebagai fondasi utama.
Kedua, membiasakan diri untuk senantiasa mensyukuri nikmat, sekecil apa pun, agar hati menjadi lapang.
Ketiga, ia menganjurkan untuk menghidupkan tahajud di malam hari sebagai sarana curhat terbaik kepada Sang Pencipta. Menurutnya, doa di sepertiga malam memiliki kekuatan luar biasa untuk menenangkan jiwa yang gelisah .
Keempat, Fatma menekankan pentingnya mencari solusi terbaik melalui sulthonan nashiro, yakni bertukar pikiran dan bermusyawarah dengan orang yang bijak, termasuk dengan penyuluh agama dan pendamping sosial.
Sementara itu, Lukitasari Winastuti mengapresiasi sinergi ini. “Kolaborasi antara penyuluh agama dan pendamping PKH dinilai efektif karena tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga pembinaan rohani agar KPM menjadi keluarga yang berdaya, mandiri, dan tangguh,” ujar Lukita.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh antusias. Para KPM tampak aktif bertanya dan berbagi cerita. Diharapkan melalui pembinaan terpadu ini, KPM PKH Desa Pingit mampu bangkit dari keterpurukan dan menjalani hidup dengan lebih optimistis dan penuh keimanan.
(SN/azd)
